ANALIS MARKET (07/4/2026): IHSG Berpotensi Short Term Teknikal Rebound

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG diperdagangan kemarin (06/4) ditutup turun 0.53%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp611 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, BBCA, BUMI dan BRMS.

Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street ditutup naik pada perdagangan Senin (6/4). Penguatan tersebut didorong harapan tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran di menit-menit terakhir. Indeks S&P 500 naik 0,44%, Nasdaq Composite menguat 0,54%, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,36%. Sentimen pasar ditopang laporan media yang menyebutkan AS, Iran, dan sejumlah mediator regional tengah membahas skema gencatan senjata selama 45 hari, berpotensi menjadi jalan menuju perdamaian permanen. Meskipun demikian, peluang tercapainya kesepakatan sebelum tenggat waktu pada Selasa (7/4) dinilai masih kecil. Laporan Reuters juga menyebutkan, kedua negara telah menerima proposal untuk mengakhiri konflik, meliputi gencatan senjata segera dan pembukaan kembali Selat Hormuz. Kerangka kesepakatan tersebut disusun oleh Pakistan. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan sikap kerasnya. Ia mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, jika negara tersebut tidak membuka kembali Selat Hormuz hingga batas waktu yang ditetapkan. Trump juga menyatakan keinginannya untuk menguasai minyak Iran, meski menegaskan tidak akan melangkah lebih jauh dari itu.

Di sisi lain, Bursa saham Asia, khususnya Nikkei dan Kospi naik pada Senin (6/4). Sementara itu, sebagian besar pasar Asia tutup karena libur. Selain itu, investor masih mencermati perkembangan terbaru dalam konflik Timur Tengah selama akhir pekan. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,55%, sedangkan Topix turun tipis 0,01%. Sementara itu, indeks Korea Selatan, Kospi menguat 1,36%, sedangkan Kosdaq melemah 1,54%. Di sisi lain, banyak pasar di Asia tutup pada hari Senin karena hari libur, seperti Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong yang merayakan Paskah, sementara Tiongkok daratan dan Taiwan merayakan Festival Qingming, yaitu hari libur membersihkan makam. Di sisi lain, perhatian investor kini tertuju pada data inflasi yang akan dirilis dalam pekan ini. Filipina dijadwalkan merilis data inflasi Maret pada Selasa (7/4), disusul Taiwan pada Rabu (8/4), dan keputusan suku bunga Korea Selatan pada Jumat (10/4).

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Selasa (07/4), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi short term teknikal rebound ke 7020-7050. Tapi hati2, jika belum break di atas 7050, rentan kembali koreksi hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 6850-6900 dan Resist IHSG: 7020-7050.”

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: ESSA, MEDC, TPIA, ADMR, AADI, dan LSIP.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;

ESSA Spec Buy dengan area beli di 655-665, cutloss di bawah 650. Target dekat di 680-685.

MEDC Spec Buy dengan area beli di 1580-1600, cutloss di bawah 1560. Target dekat di 1630-1650.

TPIA Spec Buy dengan area beli di 3900-3990, cutloss di bawah 3870. Target dekat di 4050-4150.

ADMR Spec Buy dengan area beli di 1720-1800, cutloss di bawah 1700. Target dekat di 1865-1900.

AADI Spec Buy dengan area beli di 10750-10875, cutloss di bawah 10625. Target dekat di 11000-11275.

LSIP Spec Buy dengan area beli di 1440-1460, cutloss di bawah 1435. Target dekat di 1480-1500.

Disclaimer on