See More
19 Mei 2026, 15:46

19 Mei 2026, 15:31

19 Mei 2026, 14:32

19 Mei 2026, 14:15

19 Mei 2026, 12:43

19 Mei 2026, 12:11
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id – Presiden Prabowo Subianto akan membangun flyover atau jalan layang guna menuntup perlintasan sebidang kereta api di sekitar wilayah Stasiun Bekasi Timur.
Usai menjenguk korban tabrakan kereta di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4), Presiden menyoroti banyaknya perlintasan kereta di Bekasi yang tidak dijaga.
Presiden pun menyetujui pengajuan Pemkot Bekasi yang mengajukan pembangunan flyover pada perlintasan kereta tak terjaga tersebut.
"Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya, banyak tidak dijaga," kata Prabowo.
Diketahui, perlintasan sebidang tersebut sebelumnya terjadi kecelakaan kereta jarak jauh Argo Bromo yang menabrak KRL Commuterline pada Senin malam, 27 April 2026.
Insiden ini diduga dipicu tertempernya taksi Green SM yang mogok di perlintasan sebidang.
Pemkot Bekasi minta dibuatkan flyover, dan bilang (untuk) keperluan kereta api dan sangat mendesak. Saya setuju untuk dibuat flyover, (anggarannya) langsung dari bantuan Presiden," ucap Presiden.
Untuk pulau Jawa, kata Prabowo, tercatat ada 1.800 titik perlintasan yang tak terjaga.
Dia pun menyatakan bahwa permasalahan tersebut bakal segera diatasi.
"Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, ini dari zaman, saya kira dari zaman Belanda ya. Sudah berapa puluh tahun yang ... sekarang ya sudahlah kita akan selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan, kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya dengan apakah dengan diadakan pos jaga atau dengan flyover. Nanti pelaksanaannya kita tunjuk. Kita perhitungkan sekitar hampir Rp 4 T ya, Rp 4 triliun ya. Demi keselamatan dan demi ... karena kita sangat penting, kita sangat perlu kereta api," beber Prabowo.