See More

21 Mei 2026, 06:17

21 Mei 2026, 05:56

21 Mei 2026, 01:47

21 Mei 2026, 01:14

21 Mei 2026, 00:55

20 Mei 2026, 17:33
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (27/4), IHSG ditutup melemah -22,97 poin (-0,32%) ke level 7.106,52.
IHSG kembali melanjutkan koreksi enam hari berturut-turut dengan total pelemahan sebesar -7,08% didorong arus dana asing yang konsisten mencatatkan outflow di pasar domestik dan kekhawatiran pelaku pasar terhadap kondisi fiskal dalam negeri.
Dari eksternal, Trump membatalkan rencana untuk mengirim utusan tingkat tinggi untuk menghadiri putaran kedua negosiasi dengan Iran, sedangkan Iran menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak akan terlibat dalam negosiasi di dalam kondisi blockade AS.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, seperti DJIA (- 0,13%), S&P 500 (+0,12%), & Nasdaq (+0,20%).
Investor kini beralih fokus ke minggu penting yang penuh dengan rilis laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan raksasa seperti Apple, Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Meta.
Ketegangan geopolitik terkait hubungan AS-Iran masih berlanjut, meskipun ada laporan bahwa Iran mengusulkan untuk membuka kembali Selat Hormuz yang memberikan sedikit optimisme. Harga minyak tetap melonjak sekitar 2%.
Fokus juga tertuju pada keputusan kebijakan moneter yang akan diambil oleh bank sentral utama, termasuk Federal Reserve.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini diperkirakan bergerak variatif namun cenderung melemah (mixed to lower), seiring adanya kekhawatiran terkait pelemahan nilai tukar Rupiah, berlanjutnya net foreign sell, dan tensi geopolitik di Timur Tengah yang masih tinggi,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (28/4).