ANALIS MARKET (10/4/2026): IHSG Berpotensi Koreksi
Pasardana.id - Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (09/4), ditutup naik 0.39%, tapi disertai dengan net sell asing sebesar Rp1.77 Tn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBRI, BMRI, BUMI, dan BRPT.
Sementara itu, ndeks-indeks saham Wall Street melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (9/4). Penguatan terjadi seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran dapat bertahan. Indeks S&P 500 naik 0,62%, Nasdaq Composite menguat 0,83% dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,58%. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik lebih dari 3% (US$ 97,87/bbl). Sementara itu, harga minyak Brent menguat lebih dari 1% (US$ 95,92/bbl). Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, kesiapan negaranya untuk membuka negosiasi langsung dengan Lebanon. Selain itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menilai, serangan Israel ke Lebanon melanggar kesepakatan gencatan senjata. Di sisi saham, Meta Platforms naik 2,6% setelah meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru. Saham Walmart serta utilitas American Electric Power turut menguat.
Di sisi lain, Bursa Asia bervariasi dengan mayoritas melemah pada perdagangan Kamis (9/4). Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,73%. Sementara itu, indeks Hang Seng melemah 0,54%, indeks Taiex Taiwan menguat 0,29%, indeks Kospi Korea Selatan anjlok 1,61% dan indeks ASX 200 Australia naik 0,24%. Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,38% dan FTSE Malay KLCI melemah 0,59%. Keberagaman tersebut setelah Ketua Parlemen Iran menuduh AS melanggar ketentuan perjanjian gencatan senjata dua minggu. Di sisi lain, Iran kembali menutup Selat Hormuz pada Rabu (8/4), mengancam gencatan senjata yang baru saja disepakati dengan AS. Penutupan tersebut terjadi sebagai respons atas serangan Israel di Lebanon. Situasi ini membuat jalur strategis pengiriman minyak dunia kembali macet dan memicu ketegangan baru di kawasan. Otoritas Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait penutupan kembali Selat Hormuz. Sementara itu, Gedung Putih menuntut agar selat segera dibuka dan menegaskan ingin menjaga jalannya pembicaraan damai tetap sesuai rencana.
Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas dalam riset Jumat (10/4), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, "IHSG berpotensi koreksi hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 7250-7300 dan Resist IHSG: 7330-7400."
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: BUMI, CPIN, INDY, ESSA, RAJA, dan MDKA.
Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:
BUMI Buy on Weakness dengan area beli di 236-242, cutloss di bawah 236. Target dekat di 248-252.
CPIN Spec Buy dengan area beli di 4370-4400, cutloss di bawah 4300. Target dekat di 4450-4500.
INDY Spec Buy dengan area beli di 3630-3650, cutloss di bawah 3600. Target dekat di 3700-3780.
ESSA Spec Buy dengan area beli di 720-730, cutloss di bawah 710. Target dekat di 740-755.
RAJA Spec Buy dengan area beli di 4210-4240, cutloss di bawah 4200. Target dekat di 4280-4340.
MDKA Spec Buy dengan area beli di 3200-3230, cutloss di bawah 3180. Target dekat di 3300-3350.
Disclaimer on

