ANALIS MARKET (06/3/2026): IHSG Berpotensi Kembali Koreksi

Foto: Ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (05/3) ditutup naik 1.76%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp293 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, TLKM, CUAN, BBNI, dan INCO.

Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street kompak melemah pada perdagangan Kamis (5/3), setelah sempat menguat sehari sebelumnya. Kenaikan harga minyak di tengah memanasnya konflik Iran menimbulkan kekhawatiran investor terhadap dampak pada ekonomi global. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 1,61%, S&P 500 turun 0,56% dan Nasdaq Composite melemah 0,26% Aksi jual saham dipimpin oleh Boeing dan Caterpillar, yang dinilai paling terdampak apabila pertumbuhan ekonomi global melambat. Di sisi lain, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) sempat menembus US$ 80 per barel, setelah Iran mengklaim menyerang kapal tanker minyak dengan rudal. Sementara itu, harga minyak Brent juga naik hampir 5% dan ditutup di level US$ 85,41 per barel. Sebelumnya, Trump menyatakan pemerintah AS sedang menyiapkan skema asuransi risiko dan pengawalan kapal di Teluk Persia guna memastikan trafik energi tetap berjalan melalui Selat Hormuz. Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan, AS berada dalam posisi unggul dalam konflik dengan Iran dan terus mengirim tambahan pasukan ke kawasan tersebut. Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan, rencana tarif global sebesar 15% yang baru diumumkan Trump kemungkinan mulai berlaku pekan ini.

Di sisi lain, Pasar saham Asia-Pasifik menguat pada perdagangan Kamis (5/3), setelah sebelumnya mengalami pelemahan signifikan selama beberapa hari terakhir. Penguatan bursa Asia dipimpin oleh indeks di Korea Selatan yang melonjak lebih dari 9 dan 14%. Kenaikan di pasar saham Korea Selatan tersebut menandai pemulihan setelah mencatat sesi terburuknya sehari sebelumnya. Indeks Kospi meningkat 9,6%, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melesat 14,10%. Sentimen pasar membaik setelah Wall Street menguat pada perdagangan sebelumnya. Selain itu, kekhawatiran terhadap kenaikan harga minyak juga mulai mereda. Di sisi lain, indeks Nikkei 225 Jepang dan Topix bersama-sama naik sekitar 1,9%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0,44%, Hang Seng Hong Kong naik 0,28% dan Taiex Taiwan melesat 2,57%. Investor juga menyoroti pertemuan kebijakan besar di China yang dikenal sebagai “Two Sessions”, yang resmi dimulai pada Rabu.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Jumat (06/3), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, "IHSG berpotensi kembali koreksi hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 7650-7680 dan Resist IHSG: 7740-7780."

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: ELSA, ARCI, BIPI, HRUM, CDIA, dan BULL. 

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:

ELSA Buy on Weakness dengan area beli di 845-860, cutloss di bawah 810. Target dekat di 875-895.

ARCI Spec Buy dengan area beli di 1765-1785, cutloss di bawah 1760. Target dekat di 1810-1880.

BIPI Spec Buy dengan area beli di 268-272, cutloss di bawah 266. Target dekat di 286-290.

HRUM Spec Buy dengan area beli di 1100-1110, cutloss di bawah 1100. Target dekat di 1140-1170.

CDIA Sell on High dengan area jual di 915-935, cutloss di bawah 890.

BULL Spec Buy dengan area beli di 468-478, cutloss di bawah 468. Target dekat di 500-510.

Disclaimer on