ANALIS MARKET (05/3/2026): IHSG Berpotensi Menguat ke 7700

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG kemarin (04/3) ditutup turun 4.6%, disertai dengan net sell asing sebesar Rp214 Bn. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BBNI, ANTM, AMMN, dan BBRI.

Sementara itu, Indeks-indeks saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (4/3). Investor mulai mengesampingkan kekhawatiran terkait perang AS-Israel melawan Iran setelah rally harga minyak mereda dan data ekonomi menunjukkan ketahanan pertumbuhan. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,49%, S&P 500 menguat 0,78% dan Nasdaq Composite melesat 1,29%. Saham teknologi menjadi pendorong utama penguatan pasar, terutama sektor semikonduktor. Micron Technology dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing melesat lebih dari 5%. Sementara Broadcom dan Nvidia naik lebih dari 1%. Sentimen investor turut terdorong oleh rilis data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan. Laporan ADP menunjukkan sektor swasta AS menambah lapangan kerja lebih banyak dari estimasi pada bulan Februari. Selain itu, sektor jasa nonmanufaktur juga mencatat pertumbuhan yang melampaui ekspektasi dengan tekanan inflasi yang mulai mereda. Di sisi kebijakan perdagangan, tarif global 15% yang diumumkan Trump bulan lalu mulai berlaku pekan ini.

Di sisi lain, Rabu (04/3) kemarin, pasar saham Korea Selatan mengalami penurunan tajam, indeks Kospi Korea Selatan turun 12,06%, dan Kosdaq melemah turun 14%, di tengah meningkatnya perang di Timur Tengah. Investor di kawasan tersebut juga akan mengamati pertemuan parlemen tahunan para pembuat kebijakan China yang akan dimulai pada hari itu juga. Pertemuan yang dijuluki 'The Two Sessions,' ini terdiri dari kongres konsultatif yang akan dimulai pada hari itu juga, dan Kongres Rakyat Nasional yang dijadwalkan dibuka pada hari Kamis. Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang akan mengumumkan serangkaian target ekonomi di Kongres Rakyat Nasional, yang sebagian besar telah diputuskan pada pertemuan bulan Desember. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,94%, Taiex Taiwan melemah 4,35% dan Hang Seng Hong Kong berkurang 2,01%. Di Jepang, indeks Nikkei 225 dan Topix juga mengalami penurunan, masing-masing turun lebih dari 3%.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Kamis (05/3), Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas menyebutkan, “IHSG berpotensi menguat ke 7700, tapi masih rentan kembali koreksi sepanjang belum closing di atas 7720. Diperkirakan Support IHSG: 7400-7470 dan Resist IHSG: 7700-7720.”

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu: ARCI, PTBA, NCKL, TINS, INET, dan TPIA.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;

ARCI Spec Buy dengan area beli di 1755-1770, cutloss di bawah 1750. Target dekat di 1815-1875.

PTBA Spec Buy dengan area beli di 2820-2840, cutloss di bawah 2800. Target dekat di 2890-2950.

NCKL Spec Buy dengan area beli di 1305-1335, cutloss di bawah 1300. Target dekat di 1350-1365.

TINS Spec Buy dengan area beli di 3860-3890, cutloss di bawah 3830. Target dekat di 4000-4060.

INET Spec Buy dengan area beli di 290-302, cutloss di bawah 288. Target dekat di 312-328.

TPIA Spec Buy dengan area beli di 5100-5350, cutloss di bawah 5075. Target dekat di 5550-5800.       

Disclaimer on