ANALIS MARKET (04/3/2026): IHSG Diproyeksikan Masih Dapat Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin (03/3), Indeks saham AS bergerak melemah seiring meningkatnya resiko kenaikan harga minyak yang berpotensi meningkatkan kenaikan angka inflasi karena meningkatnya kebutuhan energi.

Dow Jones ditutup melemah -0,8%, S&P 500 -0,9% dan Nasdaq melemah sebesar -1%.

Pelemahan indeks diiringi kenaikan indikator VIX index yang mencapai titik high di level 28 pada intraday Selasa (03/03).

Hal tersebut mengindikasikan sentimen risk off di kalangan investor untuk mengalihkan portofolionya dari aset berisiko seperti saham.

Sementara dari domestik market, IHSG pada perdagangan kemarin melemah -0,96% dengan saham AMMN, BBRI, BREN dan MDKA sebagai pemberat indeks.

Diiringi data investor asing mencatatkan net sell di pasar reguler dengan nominal Rp1,17 Triliun. 

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksikan masih dapat melemah terimbas sentimen risk-off dari memanasnya konflik AS-Iran. Pelaku pasar juga akan mencermati rilis data PMI China hari ini yang berpotensi mempengaruhi arah pergerakan pasar. Rupiah juga diperkirakan lanjut melemah akibat kuatnya sentimen risk-off geopolitik. Di tengah absennya data domestik, investor menantikan pernyataan pejabat The Fed yang berpotensi memperkuat indeks dolar AS. Secara teknikal, pergerakan IHSG saat ini menguji MA 200, dan berada di persimpangan area krusialnya. Apabila mampu ditutup rebound dari area MA 200 di level 7950, maka akan berpotensi menguji resisten terdekat di 8240. Namun jika membentuk lower low baru, support yang akan diuji berada pada level 7710. Indeks diproyeksi bergerak pada rentang 7850-8120,” beber analis KISI dalam riset Rabu (04/3).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi Trading Idea hari ini, yaitu;

-ISAT (Trading Buy)

Entry 2260-2290, Target Price 2380-2430, Stoploss jika ditutup dibawah 2190. Secara analisa teknikal, ISAT membentuk higher low, disertai indikator MACD positif dan berpotensi menguji high-nya.??

-WIRG (Spec Buy)

Entry 85-87, Target Price 93-99, Stoploss jika ditutup dibawah 83. WIRG pada timeframe 1 jam, indikator MACD berada di zona oversold dan berpeluang goldencross.

Disclaimer On