Kas Melonjak 113%! INPP Siapkan Amunisi Besar untuk Ekspansi Proyek Ikonik 2026 

foto: dok. Paradise Indonesia

Pasardana.id - PT Indonesian Paradise Property Tbk (IDX: INPP atau Perseroan), yang juga dikenal sebagai Paradise Indonesia, Perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, komersial, dan penjualan properti yang dikenal dengan properti-properti ikoniknya, mencatatkan kinerja yang impresif dengan mencatat kenaikan Pendapatan Neto sebesar 32,9% YoY menjadi Rp1,74 triliun pada tahun 2025.

Pertumbuhan ini didorong oleh berlanjutnya proses handover apartemen Antasari Place, kontribusi dari perluasan 23 Paskal Shopping Center yang mulai beroperasi pada pertengahan 2025, serta peluncuran Citadines pada September 2025 yang akan semakin memperkuat pendapatan berulang (recurring income) ke depan.

Pencapaian ini menandai konsistensi pertumbuhan pendapatan selama lima tahun terakhir, yang menegaskan kemampuan Perseroan untuk terus tumbuh di berbagai kondisi ekonomi.

Meski laba bersih terdampak penyesuaian non-kas, INPP berhasil memperkuat likuiditas dengan melipatgandakan posisi kas untuk mendanai fase pertumbuhan berikutnya.

Melansir keterangan tertulis Perseroan, Jumat (20/3) disebutkan, per 31 Desember 2025, kas dan setara kas Paradise Indonesia melonjak 113,3% menjadi Rp771,39 miliar.

Peningkatan likuiditas yang masif ini, didukung oleh aksi korporasi strategis termasuk penerbitan obligasi sebesar Rp500 miliar, serta arus kas masuk dari kehadiran mitra strategis pada salah satu aset Perseroan.

Langkah ini mencerminkan fokus Perseroan dalam mengoptimalkan struktur permodalan, memperkuat likuiditas, sekaligus mengoptimalkan pengelolaan aset ke depan dengan masuknya mitra strategis.

Struktur permodalan INPP tetap terjaga sangat sehat dengan rasio Net Debt to Equity (Net DER) yang rendah di level 0,21x, memberikan ruang gerak yang luas untuk pendanaan strategis di masa depan.

Visi Strategis: Optimalisasi Portofolio dan Mengamankan Arus Kas Masa Depan

Keberhasilan Perseroan dalam menjaga profil leverage yang rendah mencerminkan disiplin alokasi modal yang sangat ketat.

Fokus pada pertumbuhan recurring income yang kini mencapai 70% dari total pendapatan memberikan prediktabilitas arus kas yang kuat.

Arus kas ini diinvestasikan kembali ke proyek-proyek masa depan untuk memastikan ekspansi didukung oleh fundamental operasional yang nyata.

Proyek-proyek mendatang pada Kuartal II tahun ini, antara lain akan dioperasikannya 23 Semarang Shopping Center di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Langkah ini sekaligus dapat memperkuat portofolio segmen komersial Perusahaan.

Selain itu, sebagai pilar pertumbuhan jangka panjang, saat ini Perusahaan juga tengah dalam tahap pengembangan Fase 1 88 Plaza, yang merupakan proyek kompleks retail dan ruko yang berlokasi di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Berdasarkan rincian pendapatan, kontribusi terbesar terhadap total pendapatan berasal dari segmen perhotelan dengan porsi 36%.

Segmen komersial berkontribusi 34%, sementara penjualan properti menyumbang 30% terhadap total pendapatan Perusahaan.

“Kami bersyukur dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang konsisten selama lima tahun berturut-turut sambil melipatgandakan cadangan kas, INPP kini siap tumbuh secara konservatif di tengah situasi yang penuh tantangan ini. Didukung Net DER rendah 0,21x dan basis recurring income yang solid, kami sangat siap mengakselerasi proyek-proyek ikonik baru demi nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ungkap Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo.