ANALIS MARKET (02/3/2026): Laju IHSG Diproyeksikan Tertahan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, JCI ditutup menguat tipis pada hari Jumat (27/2), didukung oleh kenaikan beberapa saham terkait komoditas, termasuk minyak & gas, logam dasar, dan batubara, sejalan dengan rebound harga komoditas global.

Namun, kenaikan tetap terbatas di tengah katalis domestik yang lemah, sentimen global yang rapuh, dan posisi investor yang hati-hati.

Sementara itu, dari sektor Komoditas, harga minyak menguat akibat eskalasi ketegangan AS–Israel dengan Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan.

Emas naik didorong permintaan aset safe haven di tengah tensi perdagangan dan risiko geopolitik dan Tembaga juga senada karena optimisme jelang pertemuan kebijakan utama China yang mengindikasikan potensi peningkatan permintaan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksikan tertahan di rentang 8,000-8,300 akibat tekanan geopolitik dari serangan AS dan Israel terhadap Iran, serta penantian investor terhadap rilis data inflasi dan PMI Manufaktur domestik. Nilai tukar Rupiah diperkirakan berfluktuasi pada kisaran Rp16,700-Rp16,900 per dolar AS. Pergerakan ini dibayangi risiko penurunan peringkat kredit S&P dan ketidakpastian kebijakan ekonomi global,” beber analis KISI dalam riset Senin (02/3/2026).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-AMMN - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 7,425; TP 1: 7,975; SL:6,875

Entry 2: 7,275; TP 2: 8,300

-UNTR - Technical Recommendation: SELL

Support 1: 27,425; Resistance 1: 31,050

Support 2: 26,625; Resistance 2: 31,825

Disclaimer On