ANALIS MARKET (13/3/2026): IHSG Diproyeksi Kembali Melemah
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin (12/3), Indeks saham AS ditutup kompak melemah, Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap konflik yang semakin memanas di Teluk Persia, serta ketidakpastian mengenai kapan perang ini akan berakhir. Ketegangan geopolitik tersebut mendorong harga minyak mentah (termasuk patokan internasional Brent) naik hingga menyentuh angka 100 dolar AS per barel, yang berpotensi meningkatkan biaya energi global. Lonjakan harga minyak secara spesifik dipicu oleh pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, yang menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sebagai bentuk tekanan terhadap negara-negara pesaing. Indeks S&P 500 -1.52%, Nasdaq -1.78%, Dow Jones -1.56%.
Dari domestik, IHSG pada perdagangan kemarin (12/3) melemah 0.37% likuiditas cukup kecil dengan transaksi value 11.7T yang mana turun dari hari sebelumnya.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diproyeksikan kembali melemah karena ketegangan di timur tengah kembali naik dengan support IHSG di level 7280. Harga Brent Oil menguat pada pagi ini menguat 10%,” sebut analis KISI dalam riset Jumat (13/3).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan Trading Idea hari ini, yaitu;
-CPIN (Accumulative Buy)
Entry: 3620-3680 Target Price: 3770 & 4000 Support: 3500
CPIN rebound dengan penguatan kemaran volumenya slid serta stochastic goldencross di area oversold dan ada akumulasi dari investor institusi
-EXCL (Trading Buy)
Entry: 2770-2820 Target Price: 3010 & 3120 Support: 2670
EXCL potensial rebound karna stochastic dan MACD nya goldencross di area oversold. EXCL berpotensi tutup Gap lebar di range 3560-4320
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.

