Kementerian Ekraf Dukung Kolaborasi RI-Korea Kembangkan Industri Musik
Pasardana.id – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar membahas peluang kolaborasi saat bertemu dengan Big Ground Entertainment bersama KANVERSE Korea di Epicentrum XXI, Jakarta.
Pembahasan itu terkait pengembangan industri musik, produksi konten kreatif, serta penciptaan panggung internasional bagi talenta Indonesia.
“Indonesia memiliki talenta kreatif yang sangat besar serta pasar yang kuat. Melalui kemitraan dengan pelaku industri internasional seperti Big Ground Entertainment dan KANVERSE, kita dapat membuka lebih banyak peluang bagi musisi Indonesia untuk tampil di panggung global sekaligus memperkuat ekosistem industri musik nasional,” ujar Wamen Ekraf, seperti dilansir dari siaran pers, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari audiensi sebelumnya antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Big Ground Entertainment yang membahas peluang sinergi industri musik Indonesia–Korea, termasuk pengembangan talenta musik, produksi karya bersama, serta pembukaan akses panggung internasional melalui penguatan ekosistem music intellectual property (IP).
Wamen Ekraf Irene menegaskan, bahwa kolaborasi lintas negara menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar global sekaligus memperkuat kapasitas pelaku industri kreatif nasional.
Ia menambahkan, bahwa pengembangan music IP, produksi karya kolaboratif, serta penyelenggaraan pertunjukan lintas negara dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan subsektor musik sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang terus didorong pemerintah sebagai the new engine of growth.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas berbagai peluang kolaborasi yang mencakup produksi musik bersama antara kreator Indonesia dan Korea Selatan, penyelenggaraan pertunjukan di berbagai kota di Asia, hingga pengembangan konten hiburan yang dapat diproduksi dan dipasarkan secara global.
CEO Big Ground Entertainment, Kevin Hermanto menyampaikan, bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam perkembangan industri hiburan Asia, terutama dari sisi talenta kreatif dan basis audiens yang luas.
“Kami ingin mempertemukan artis dan kreator dari Indonesia dan Korea untuk menciptakan karya bersama. Melalui produksi musik, pertunjukan, hingga pengembangan konten hiburan, kami berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang baru bagi talenta Indonesia untuk menjangkau audiens global,” ujar Kevin Hermanto.
Sementara itu, CEO KANVERSE Korea, Seo Min-Kyu menilai kemitraan lintas negara menjadi kunci dalam memperluas jangkauan industri musik di tengah dinamika industri hiburan global.
“Kami melihat potensi besar dalam kerja sama antara Indonesia dan Korea, baik dalam pengembangan karya musik, pertukaran kreator, maupun perluasan distribusi konten ke pasar internasional,” kata Seo Min-Kyu.
Melalui diskusi tersebut, Kementerian Ekraf berharap sinergi antara pelaku industri dari kedua negara dapat memperkuat ekosistem musik nasional sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi kreator Indonesia untuk terhubung dengan jaringan industri hiburan global.

