Harga Naik, Penjualan Properti Justru Tumbuh Positif

foto: dok. Bank Indonesia

Pasardana.id - Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer pada triwulan IV 2025 tumbuh terbatas.

Kondisi ini tecermin dari Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada triwulan IV 2025 yang tumbuh sebesar 0,83% (yoy).

Menurut Bank Indonesia, Jumat (6/2/2026), catatan itu relatif stabil dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan III 2025 sebesar 0,84% (yoy).

Dari sisi penjualan, Bank Indonesia mengungkapkan, hasil survei mengindikasikan penjualan unit properti residensial tipe kecil dan menengah tumbuh positif di tengah penjualan unit properti tipe besar yang masih terkontraksi.

Secara keseluruhan, penjualan unit properti residensial di pasar primer tumbuh positif sebesar 7,83% (yoy), meningkat dibandingkan dengan penjualan pada triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 1,29% (yoy).

Dari sisi pembiayaan, hasil survei menunjukkan bahwa sumber utama pendanaan untuk pembangunan properti residensial masih berasal dari dana internal pengembang, dengan pangsa mencapai 80,14%.

Sementara dari sisi konsumen, mayoritas pembelian rumah di pasar primer dilakukan melalui skema pembelian Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dengan pangsa sebesar 70,88% dari total skema pembelian.