ANALIS MARKET (05/2/2026): IHSG Diproyeksikan Bergerak Mixed Cenderung Terkoreksi
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, JCI ditutup menguat +24 poin hari ini, didukung oleh kenaikan saham perbankan dan komoditas di tengah aksi beli saham murah dan ekspektasi positif menjelang rilis laporan keuangan tahunan, yang semakin diperkuat oleh sentimen pasar yang membaik setelah IDX dan OJK mengambil langkah untuk meningkatkan transparansi dan mengatasi kekhawatiran investor atas potensi dampak terkait MSCI, yang membantu memulihkan kepercayaan pasar.
Dari sektor Komoditas, Harga minyak mentah naik seiring kembali meningkatnya ketegangan AS–Iran yang memicu kekhawatiran gangguan pasokan, serta didukung oleh penurunan persediaan minyak AS.
Harga emas menguat karena meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah risiko geopolitik dan data tenaga kerja AS yang lebih lemah, sehingga memperkuat ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih akomodatif.
Sementara itu, harga tembaga melemah akibat meningkatnya persediaan global yang mencerminkan lemahnya permintaan dan pasokan yang melimpah.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksikan bergerak mixed cenderung terkoreksi wajar di rentang 8.000–8.200, terbebani aksi profit taking jangka pendek pada saham perbankan setelah reli kemarin, meski sentimen domestik masih cukup solid. Nilai tukar Rupiah diperkirakan bergerak sideways di kisaran Rp16.780–Rp16.880 per USD, tertahan oleh dominasi penguatan Dolar AS menjelang rilis data tenaga kerja Amerika yang menjadi fokus pasar global,” beber analis KISI dalam riset Kamis (05/2).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;
-BBCA - Technical Recommendation: BUY
Entry 1: 7,650; TP 1: 8,125; SL:7,250
Entry 2: 7,475; TP 2: 8,300
-HUMI - Technical Recommendation: SELL
Support 1: 208; Resistance 1: 256
Support 2: 194; Resistance 2: 278

