Menteri KKP Bakal Bicara Dengan Gubernur DKI Terkait Perluasan Dermaga Angke
Pasardana.id – Kondisi dermaga Kali Asin di Pelabuhan Muara Angke saat ini sedang mengalami kepadatan parah dengan estimasi ribuan kapal berhimpitan sehingga membuat para nelayan kesulitan melaut maupun bersandar.
Melihat kondisi ini, sontak membuat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono berinisiasi untuk berbicara dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
“Saya akan bicara dengan Pak Gubernur dan kemudian kepada kepala dinas setelah ini ya, dari sini ya,” kata Trenggono saat meninjau kondisi Dermaga Kali Asin, Selasa (03/2).
Menteri Trenggono, yang dalam kunjungan kerjanya turut didampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto) berharap, dengan perluasan kawasan Dermaga Kali Asin bisa menjadi solusi jangka panjang sehingga bisa menampung kapal nelayan lebih banyak.
Saat ini, kapasitas Dermaga Kali Asin hanya bisa menampung 500 kapal namun menjadi tempat parkir lebih dari 1.000 kapal.
Trenggono menyatakan, bersama Gubernur DKI Jakarta, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mencari solusi untuk mengatasi masalah Dermaga Kali Asin yang sudah kelebihan kapasitas.
KKP melihat tingkat produktivitas perikanan di Dermaga Kali Asin itu cukup bagus dan menyerap ribuan tenaga kerja.
“Kita akan segera, apa namanya kontak dengan Pak Gubernur,” tutur Trenggono.
Di lokasi yang sama, Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto meminta KKP segera mengatasi berbagai akar persoalan yang membuat ribuan kapal menumpuk di Dermaga Kali Asin.
Titiek telah mendengarkan secara langsung keluhan dari nelayan mulai dari keberadaan kapal rusak yang dibiarkan bersandar di dermaga selama 10 tahun.
Selain itu, nelayan juga mengeluhkan proses penerbitan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) yang memakan waktu hingga dua bulan.
“Ini supaya segera dipercepat izin ini supaya kalau sudah dapat izin dia bisa berlayar lagi,” tutur Titiek.

