ANALIS MARKET (27/2/2026): IHSG Diproyeksikan Bergerak Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, JCI ditutup melemah pada perdagangan kemarin (26/2), dengan turun -86 poin karena tekanan jual yang luas di sebagian besar sektor membebani saham-saham berkapitalisasi besar di tengah sentimen global yang negatif dan tidak adanya katalis domestik yang berarti untuk mendukung momentum pasar.

Sementara dari sektor Komoditas, harga minyak turun akibat pembicaraan konstruktif AS–Iran yang meredakan kekhawatiran gangguan pasokan dan meningkatkan ekspektasi surplus pasokan global.

Emas menguat karena risiko perdagangan dan geopolitik yang meningkatkan permintaan aset safe haven, sementara tembaga melemah akibat aksi ambil untung, lemahnya permintaan China, dan kenaikan persediaan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksikan melemah pada rentang 8,165-8,275 akibat kebijakan tarif Trump serta peringatan S&P atas peningkatan risiko fiskal Indonesia, sembari menanti rilis data US PPI MoM Januari. Nilai tukar Rupiah diperkirakan bergerak pada 16,700-16,850 per dolar AS, ditopang pelemahan dolar dan rilis lonjakan penerimaan pajak domestik, meski masih dibayangi ketidakpastian kebijakan tarif AS dan perundingan AS-Iran,” sebut analis KISI dalam riset Jumat (27/2).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-IATA - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 81; TP 1: 86; SL:76

Entry 2: 78; TP 2: 90

-PWON - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 366; TP 1: 388; SL:348

Entry 2: 360; TP 2: 398

Disclaimer On