OJK-Baznas Gelar Literasi Keuangan Syariah 1000 Anak Yatim dan Dhuafa di Malang

Foto : istimewa

Pasardana.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Malang menggelar literasi keuangan syariah.

Sinergitas kedua lembaga tersebut menyasar seribu anak yatim dan kaum dhuafa di daerah setempat, dalam Gebyar Malam Lailatul Qadar, Sabtu (21/2).

Kepala OJK Malang Farid Faletehan dalam keterangan di Malang, Minggu, (22/2) mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program GERAK Syariah (Gebyar Ramadan Keuangan Syariah) OJK Malang serta menjadi momentum memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah bagi generasi muda, khususnya dari kelompok rentan. 

"Sejalan dengan prioritas OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan pada kelompok rentan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk membekali anak-anak dengan pemahaman dasar pengelolaan keuangan yang bermanfaat bagi masa depan mereka," sebutnya.

Kata Farid, lewat pembekalan ini diharapkan para peserta tumbuh menjadi generasi yang mampu memanfaatkan pengetahuan keuangan sebagai bekal untuk meraih masa depan yang lebih berdaya.

Bank Jatim Syariah sebagai perwakilan pelaku usaha jasa keuangan juga memberikan edukasi mengenai produk keuangan syariah, seperti Tabungan Santri dan Cash Waqf Linked Deposit (CWLD).

Dalam acara tersebut, turut dihadiri Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Ketua Baznas Provinsi Jawa Timur Ali Maschan Moesa, Ketua Baznas Kota Malang Kasuwi Saiban, dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi.

Kepala Baznas Kota Malang Kasuwi Saiban mengatakan terwujudnya kegiatan ini tidak lepas dari kolaborasi seluruh elemen yang terlibat.

“Kami berharap acara ini dapat menjadi penyemangat dan penguat harapan bagi anak-anak yatim dan dhuafa,” ucap dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan Pemerintah Kota Malang berkomitmen memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi agar generasi muda dapat terus bertumbuh, belajar, serta menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.