ANALIS MARKET (19/2/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Bergerak Mixed
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (18/02), IHSG ditutup menguat +97,96 poin (+1,19%) ke level 8.310,23.
Penguatan IHSG didorong kenaikan saham-saham berkapitalisasi besar, seperti BMRI (+3,94%), BREN (+2,81%), BBRI (+1,32%), BBCA (+1,04%), & MORA (+12%).
Kemudian, adanya optimisme permintaan domestik akibat program kebijakan pemerintah dan ekspektasi pola konsumsi Ramadhan menjadi booster tambahan.
Disaat yang sama, CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pada Jumat (13/02) bahwa pihaknya menargetkan groundbreaking 20 proyek hilirisasi senilai US$26 miliar selama 2026.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, seperti DJIA (+0,26%), S&P 500 (+0,56%), & Nasdaq (+0,78%).
Investor terus memperkirakan beberapa penurunan suku bunga oleh The Fed tahun ini, tetapi risalah dari pertemuan terakhir menunjukkan bahwa banyak anggota FOMC memperingatkan bahwa disinflasi mungkin lambat dan tidak merata.
Nvidia naik +1,6% setelah Meta menyatakan akan menggunakan jutaan chip Nvidia di pusat data barunya, pulih dari sedikit penurunan dalam sesi terakhir di tengah skeptisisme yang masih ada tentang apakah pengeluaran infrastruktur AI akan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung bergerak mixed sembari mencermati berbagai katalis regional,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (19/2).

