ANALIS MARKET (19/2/2026): IHSG Berpeluang Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan sebelumnya (18/2), IHSG ditutup naik 97 poin, didorong rebound saham perbankan berkapitalisasi besar pascakoreksi pekan lalu. Namun, investor cenderung wait and see menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia esok hari yang berpotensi mengarahkan sentimen pasar.

Dari sektor Komoditas, Harga minyak mentah naik didorong oleh pasokan yang lebih ketat serta permintaan yang lebih kuat dari China dan India di tengah kembali meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Harga emas menguat seiring ketidakpastian arah kebijakan The Fed yang meningkatkan daya tariknya sebagai instrumen lindung nilai. Sementara itu, harga tembaga naik mengikuti rebound pasar logam secara luas, yang mampu mengimbangi penguatan dolar meski volume perdagangan masih lemah dan kekhawatiran kelebihan pasokan berlanjut.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG berpeluang menguji resisten 8,315, namun laju penguatan tertahan oleh nada hawkish risalah FOMC semalam yang membuka peluang suku bunga ditahan, sembari menanti rilis BI Rate hari ini. Rupiah diprediksi melemah di rentang Rp16,800– Rp16,950 per USD, tertekan oleh risiko inflasi AS yang membuat The Fed berpotensi menahan suku bunga, ditambah kekhawatiran pelaku pasar terhadap pelebaran defisit fiskal domestik,” beber analis KISI dalam riset Kamis (19/2).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-BBRI - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 3,790; TP 1: 3,980; SL:3,620

Entry 2: 3,740; TP 2: 4,050

-GTSI - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 326; TP 1: 358; SL:296

Entry 2: 316; TP 2: 378

Disclaimer On