ANALIS MARKET (18/2/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar AS ditutup menguat pada Selasa (17 Feb): Dow +0.07%, S&P 500 +0.10%, dan Nasdaq +0.14%. Saham AS ditutup menguat dalam perdagangan yang volatil seiring Wall Street terus menilai kekhawatiran terkait AI yang telah menekan pasar dalam beberapa pekan terakhir. Yield US Treasury tenor 10 tahun naik +0.47% menjadi 4.059%, sementara US Dollar Index menguat +0.22% ke 97.13.
Pasar komoditas ditutup menguat pada Jumat (13 Feb): minyak WTI naik 0.08% ke USD 62.89/bbl, minyak Brent naik 0.34% ke USD 67.75/bbl, batu bara naik 0.76% ke USD 119.90/ton, CPO naik 0.07% ke MYR 4,043/ton, dan emas melonjak 2.43% ke USD 5,042/oz.
Pasar Asia ditutup melemah pada Jumat (13 Feb): Hang Seng turun -1.72%, Nikkei turun -1.21%, dan Shanghai turun -1.26%. IHSG turun -0.64% ke 8,212.27, dengan aksi jual bersih asing sebesar IDR 2,027.5 miliar, terdiri dari jual bersih IDR 2,201.9 miliar di pasar reguler dan beli bersih IDR 174.4 miliar di pasar negosiasi. Jual bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat pada BBCA (IDR 1,301.2 miliar), BUMI (IDR 233.2 miliar), dan BBRI (IDR 97.8 miliar), sementara beli bersih terbesar tercatat pada UNTR (IDR 68.4 miliar), FILM (IDR 38.5 miliar), dan INCO (IDR 38.4 miliar). Penggerak utama kenaikan adalah ENRG, BMRI, dan TLKM, sedangkan penekan utama adalah BBCA, DSSA, dan BRPT.
Adapun diperdagangan Rabu (18/2) pagi ini, Nikkei dibuka menguat +0.92%.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, Kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen yang beragam dari pasar domestik dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (18/2).

