MTDL Kembali Masuk Fortune 100, Kukuhkan Dominasi di Industri Teknologi
Oleh: Corri

Foto : istimewa
Pasardana.id – PT Metrodata Electronics Tbk (IDX: MTDL) kembali masuk dalam FORTUNE Indonesia 100 pada 2026, sekaligus menempati peringkat pertama kategori Industri Teknologi.
Pengakuan tersebut memperkuat posisi MTDL sebagai salah satu perusahaan teknologi nasional dengan solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terlengkap.
Selain Fortune Indonesia 100, MTDL juga meraih penghargaan Best Technology Sector - IDX Main Board dalam ajang EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026.
Presiden Direktur MTDL, Susanto Djaja mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil konsistensi Perseroan dalam mempertahankan pertumbuhan dan mengembangkan kapabilitas bisnis selama lebih dari 50 tahun.
“Selama lebih dari 50 tahun, Metrodata terus bertumbuh dengan berpegang pada nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh para pendiri, yaitu integritas, profesionalisme, dan semangat kewirausahaan,” kata Susanto dalam keterangan tertulis, Jumat (02/10).
Kinerja MTDL tercermin dari pertumbuhan pendapatan yang konsisten pascapandemi.
Pendapatan Perseroan tumbuh 31,9% menjadi Rp18,50 triliun pada 2021, naik 13,5% menjadi Rp20,99 triliun pada 2022, tumbuh 5,2% menjadi Rp22,09 triliun pada 2023, meningkat 13,9% menjadi Rp25,15 triliun pada 2024, dan kembali tumbuh 8,1% menjadi Rp27,20 triliun pada 2025.
Dari pendapatan 2025 tersebut, MTDL membukukan laba bersih konsolidasi Rp814,0 miliar atau tumbuh 10% secara tahunan (YoY).
MTDL juga tercatat sebagai satu-satunya perusahaan teknologi nasional yang konsisten masuk FORTUNE Indonesia 100 setiap tahun sejak daftar tersebut pertama kali diterbitkan pada 2021. Penghargaan 2026 tersebut didasarkan pada kinerja fiskal 2025.
Dari dua lini bisnisnya, Distribusi Digital masih menjadi kontributor utama pendapatan.
Penjualan unit ini tumbuh 9% YoY pada 2025, ditopang segmen smartphone yang tumbuh 24,6% dan segmen komersial 7,2%.
Sementara itu, bisnis Solusi & Konsultasi Digital mencatat pertumbuhan pendapatan 4,5% YoY dan laba bersih 12% YoY.
Pertumbuhan tersebut didorong meningkatnya permintaan layanan Cloud, Hybrid Infrastructure, dan Cybersecurity.
Adopsi AI Makin Pesat
MTDL melihat tren adopsi kecerdasan buatan (AI) di kalangan pelaku bisnis Indonesia berpotensi menjadi salah satu pendorong pertumbuhan jangka panjang.
Pada semester I 2026, bisnis Data & AI MTDL mencatat pertumbuhan order booking 53% YoY.
Sementara bisnis Hybrid AI (Hybrid IT & Infrastructure) tumbuh signifikan sebesar 172% YoY.
“Masih baru mulai, berarti masih sangat besar ruang untuk tumbuhnya permintaan dari adopsi AI ini. Oleh karenanya, kami terus meningkatkan kemampuan layanan solusi melalui 8 pilar solusi Metrodata,” ujar Susanto.
Untuk menjaga pertumbuhan, MTDL akan terus memperkuat portofolio produk pada bisnis Distribusi Digital maupun Solusi & Konsultasi Digital, sekaligus menangkap peluang dari meningkatnya adopsi teknologi dan AI di Indonesia.




