MR.D.I.Y. Indonesia|Bank CIMB Niaga|PT Daya Intiguna Yasa Tbk|MDIY|PT Bank CIMB Niaga Tbk|BNGA|Kementerian Perindustrian (Kemenperin)|Tri Hita Consulting|CV Karya Wahana Sentosa|Environmental, Social, and Governance (ESG)

MR.D.I.Y. Gandeng CIMB Niaga dan Kemenperin, Perkuat Transformasi Hijau IKM

Oleh: Corri

15 Oktober 2026, 13:21
MR.D.I.Y. Gandeng CIMB Niaga dan Kemenperin, Perkuat Transformasi Hijau IKM

Foto : istimewa

Pasardana.id – PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.D.I.Y. Indonesia, IDX: MDIY) berkolaborasi dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (IDX: BNGA) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kapasitas industri kecil dan menengah (IKM) melalui pelatihan manajemen keuangan dan bisnis berkelanjutan.

Kegiatan bertema Growing Sustainably Together: Future Proofing ESG-Driven Supply Chain tersebut, diikuti 100 pelaku usaha, terdiri dari IKM binaan Kemenperin dan pemasok lokal MR.D.I.Y. Indonesia.

Pelatihan ini mencakup penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), pengelolaan keuangan, serta efisiensi bisnis.

Langkah ini dinilai strategis mengingat jumlah IKM di Indonesia mencapai 4,52 juta unit usaha atau sekitar 99,7% dari total industri nasional.

Transformasi hijau di sektor tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing usaha lokal.

CFO MR.D.I.Y. Indonesia, Rika Juniaty Tanzil, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan IKM secara berkelanjutan melalui edukasi dan peningkatan kapasitas usaha.

Menurutnya, penguatan pengetahuan keuangan dan manajemen bisnis dapat membantu pemasok lokal meningkatkan kualitas, efisiensi, serta daya saing produk.

MR.D.I.Y. juga berupaya memberikan kesempatan bagi produk berkualitas buatan Indonesia untuk menjangkau pasar modern berskala nasional.

Sementara itu, CIMB Niaga memberikan edukasi mengenai pengelolaan keuangan dan solusi layanan finansial, termasuk supplier financing, untuk membantu pelaku IKM mengoptimalkan arus transaksi dan mengembangkan usaha.

Head of Corporate Banking, Investment Banking Coverage, & Loan Syndication CIMB Niaga, Miranty Supardi, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung IKM melalui solusi pembiayaan berkelanjutan sekaligus mendampingi transisi menuju praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan dan berdaya saing.

Dukungan tersebut sejalan dengan Program Pemberdayaan IKM Hijau yang diluncurkan Kemenperin pada Juli 2026 melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (Ditjen IKMA).

Program ini bertujuan mempercepat transformasi IKM agar mampu memenuhi tuntutan pasar global melalui praktik usaha yang efisien dan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat menjadi contoh bagi pelaku IKM lainnya dalam menerapkan prinsip industri hijau.

Dalam pelatihan tersebut, Tri Hita Consulting memberikan materi penerapan ESG bagi IKM, sedangkan Jejakin membahas penghitungan emisi karbon dan pentingnya pengukuran jejak karbon dalam mendukung keberlanjutan bisnis.

Pemasok lokal MR.D.I.Y. sejak 2023, CV Karya Wahana Sentosa (KWaS Wooden Kitchenware), turut membagikan pengalaman menerapkan prinsip keberlanjutan, termasuk penggunaan bahan baku kayu yang bersumber secara bertanggung jawab dan bersertifikasi Forest Stewardship Council (FSC).

Direktur Utama KWaS, Robertus Agung, mengatakan kemitraan dengan MR.D.I.Y. membantu perusahaan memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan kapasitas dan daya saing produk.

Hingga Oktober 2026, penjualan KWaS di MR.D.I.Y. Indonesia telah mencapai 85% dari total penjualan sepanjang 2025.

Komitmen MR.D.I.Y. dalam memberdayakan usaha lokal juga diwujudkan melalui program “MR.D.I.Y. Untuk Indonesia”.

Pada 2025, lebih dari 300 UMKM di tiga provinsi mengikuti pelatihan selama tiga bulan untuk mengintegrasikan digitalisasi dan prinsip keberlanjutan, termasuk penyusunan laporan keberlanjutan yang mengacu pada standar Global Reporting Initiative (GRI).

Sepanjang 2025, nilai pembelian MR.D.I.Y. Indonesia dari pemasok lokal mencapai Rp949 miliar.

Dengan jaringan lebih dari 1.400 toko di Indonesia, perusahaan turut membuka akses pasar nasional bagi pemasok lokal tanpa mengharuskan mereka membangun jaringan distribusi sendiri.

MR.D.I.Y. berharap penguatan kapasitas usaha lokal dapat meningkatkan ketersediaan produk berkualitas, memperkuat industri nasional, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Berita Terkini

See More