Indeks Kospi Melonjak 1,95 Persen

Oleh: Rezy

01 Oktober 2026, 14:31
Indeks Kospi Melonjak 1,95 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 133,31 poin, atau sekitar 1,95 persen, pada Kamis (1/10/2026), menjadi 6.917,35.

Volume perdagangan tipis hanya mencapai 259,69 juta saham senilai 16,65 triliun won atau sekitar US$12,25 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 541 berbanding 331.

Angka indeks melonjak dipicu aksi beli investor institusi terhadap saham perusahaan teknologi.

“Data inflasi Amerika Serikat berada di bawah ekspektasi pasar, membuat kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve mereda. Sentimen pasar juga membaik berkat solidnya perolehan laba Micron Technology seiring peningkatan ekspor semikonduktor Korea Selatan,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Ekspor Korea Selatan meningkat 83,5 persen mencapai rekor US$120,9 miliar pada September dari setahun sebelumnya seiring meningkatnya pengiriman mikrochip.

Investor asing dan ritel masing-masing melepas saham senilai 1,43 triliun won dan 547,26 miliar, dengan investor institusi meraup saham senilai 334,32 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 2,79 persen dan 3,21 persen. Saham SK Square yang merupakan perusahaan induk SK Hynix menguat 1,4 persen. Saham Samsung Electro-Mechanics yang merupakan anak perusahaan Samsung Electronics melambung 3,17 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.358,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,23 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 174,9 poin, atau sekitar 1,99 persen, menjadi 8.614,4. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Thailand, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Filipina melemah.

Bursa saham di Tiongkok tutup sehubungan berlangsungnya libur National Day.

Berita Terkini

See More