ANALIS MARKET (09/1/2026): IHSG Berpotensi Melanjutkan Tren Koreksi
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, JCI turun 19 poin pada penutupan perdagangan kemarin (08/1), karena aksi ambil untung setelah mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di 9,000, selain itu pelemahan rupiah terhadap dolar AS memperburuk sentimen.
Dari sektor Komoditas, harga minyak mentah naik seiring penurunan stok minyak AS yang lebih besar dari perkiraan serta kembali munculnya risiko pasokan dari Venezuela yang mengimbangi kekhawatiran atas melimpahnya pasokan global.
Harga emas menguat karena meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah naiknya ketegangan geopolitik, didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan berlanjutnya pembelian oleh bank sentral yang menjaga imbal hasil riil tetap rendah.
Sementara itu, harga tembaga turun akibat aksi ambil untung setelah reli ke level tertinggi sepanjang masa, yang memicu koreksi lebih luas di pasar logam.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG berpotensi melanjutkan tren koreksi pada Jumat setelah muncul pola candlestick Shooting Star, dengan pelaku pasar mencermati rilis data inflasi China serta Indeks Keyakinan Konsumen domestik hari ini. Sementara itu, nilai tukar Rupiah masih menghadapi tekanan seiring ekspektasi penurunan suku bunga BI yang dapat mengurangi daya tarik aset berbasis Rupiah,” sebut analis KISI dalam riset Jumat (09/1).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;
-AADI - Technical Recommendation: BUY
Entry 1: 7,300; TP 1: 7,800; SL:6,900
Entry 2: 7,200; TP 2: 7,950
-AKRA - Technical Recommendation: SELL
Support1: 1,200; Resistance 1: 1,310
Support2: 1,160; Resistance 2: 1,345

