ANALIS MARKET (07/1/2026): IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways dengan Kecenderungan Melemah
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, JCI naik pada perdagangan kemarin (06/1) sebesar +74 poin terutama karena kenaikan saham komoditas (energi dan pertambangan), didukung oleh harga komoditas global yang lebih tinggi dan sentimen pasar regional dan domestik yang positif.
Dari sektor Komoditas, Harga minyak mentah melemah seiring pasar menilai bahwa potensi gangguan pasokan dari Venezuela akan terbatas, sementara prospek peningkatan produksi dan persediaan yang masih memadai terus menekan harga.
Sementara itu, harga emas menguat karena investor beralih ke aset lindung nilai di tengah meningkatnya risiko geopolitik dan ekspektasi pemangkasan suku bunga AS.
Harga tembaga juga naik, didorong oleh kekhawatiran pengetatan pasokan global, potensi penerapan tarif AS atas logam olahan, serta kuatnya permintaan dari sektor transisi energi dan pembangunan infrastruktur.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah pada Rabu, seiring potensi aksi ambil untung setelah reli sejak awal pekan. Sementara itu, nilai tukar Rupiah diperkirakan berada di kisaran IDR 16.700–16.845 per dolar AS, di tengah tekanan yang muncul akibat penurunan nilai ekspor sekitar 6,60% secara tahunan pada November 2025,” sebut analis KISI dalam riset Rabu (07/1).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;
-ACES - Technical Recommendation: BUY
Entry 1: 410; TP 1: 436; SL:388
Entry 2: 406; TP 2: 444
-INDF - Technical Recommendation: BUY
Entry 1: 6,925; TP 1: 7,325; SL:6,575
Entry 2: 6,800; TP 2: 7,450

