Wall Street “Mixed”, Indeks Komposit Nasdaq Melemah
Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Jumat (2/1/2025) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, melemah.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 319,1 poin, atau sekitar 0,66 persen, menjadi 48.382,39. Indeks S&P 500 meningkat 12,97 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 6.858,47. Indeks komposit Nasdaq berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 6,36 poin menjadi 23.235,63.
Indeks Philadelphia SE Semiconductor melambung 4 persen. Indeks sektor industri dan utilitas S&P 500 menguat setelah saham Caterpillar dan Boeing masing-masing melonjak 4,5 persen dan 4,9 persen.
Saham perusahaan teknologi Apple dan Microsoft sebaliknya masing-masing turun 0,31 persen dan 2,21 persen. Saham Tesla merosot 2,6 persen usai mencatatkan penurunan penjualan tahunan untuk tahun kedua beruntun.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2026 turun 0,3 persen menjadi US$4.329,6 per ons. Indeks dolar AS naik 0,11 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,7 persen, seiring melonjaknya saham sektor teknologi dan pertahanan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 19,76 poin, atau sekitar 0,2 persen, menjadi 9.951,14. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 48,93 poin, atau sekitar 0,2 persen, menjadi 24.539,34.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melonjak 184,6 poin, atau sekitar 1,07 persen, menjadi 17.492,4. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 45,71 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 8.195,21.
Nilai tukar poundsterling terhadap dolar AS berada di kisaran 1,3447 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1481 per pound.

