ANALIS MARKET (29/1/2026): IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, IHSG turun -659 poin pada penutupan perdagangan kemarin (28/1), karena aksi jual besar-besaran setelah MSCI mengkonfirmasi tidak akan ada penambahan atau penghapusan dalam rebalancing indeks Februari, menghilangkan potensi katalis untuk masuknya dana asing.
Dari sektor Komoditas, harga minyak naik seiring meningkatnya ketegangan AS–Iran dan penurunan stok minyak AS yang lebih besar dari perkiraan, sementara emas menguat akibat pelemahan dolar AS dan ketidakpastian kebijakan yang mendorong permintaan aset safe haven, serta tembaga menguat didorong oleh melemahnya dolar, minat investor, dan permintaan struktural dari sektor elektrifikasi dan AI.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksikan bergerak sideways di kisaran 8.080–8.535 usai terkoreksi tajam pada perdagangan sebelumnya. Sementara itu, rupiah diperkirakan bergerak terbatas di tengah kekhawatiran pelebaran defisit fiskal, isu independensi BI, keputusan The Fed yang menahan suku bunga di 3,5%–3,75%, serta sentimen risk-off di pasar saham,” sebut analis KISI dalam riset Kamis (29/1).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;
-EMAS - Technical Recommendation: BUY
Entry 1: 6,900; TP 1: 7,375; SL:6,475
Entry 2: 6,675; TP 2: 7,600
-SMIL - Technical Recommendation: BUY
Entry 1: 336; TP 1: 356; SL:318
Entry 2: 328; TP 2: 364

