Bahlil Pastikan Divestasi Saham Freeport Kuartal I Rampung Tahun Ini
Pasardana.id – Pemerintah masih melakukan negosiasi dengan pemerintah daerah soal divestasi saham PT Freeport Indonesia sebesar 10 persen untuk Papua.
Hal tersebut diungkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia usai dirinya melakukan pertemuan dengan Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri di Kementerian ESDM, beberapa hari lalu.
Bahlil pun menyebut proses divestasi saham 10 persen itu akan selesai dalam pada kuartal I 2026.
"Kami membahas beberapa soal, termasuk didalamnya adalah persoalan saham Papua di Freeport yang 10 persen. Dan dalam waktu dekat kami akan segera menyelesaikan, (kuartal satu) Insya Allah selesai," ucap Bahlil, kepada awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Kamis (22/1).
Dalam kesempatan berbeda, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani menyebutkan, proses divestasi 10 persen Freeport untuk Papua sudah memasuki tahap akhir.
Hal itu diungkapnya usai memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu 17 Desember lalu.
Dia pun menyebut prosesnya tinggal finalisasi.
Sementara itu, Presiden Prabowo meminta agar pembagian porsi 10 persen bagi warga asli Papua dibicarakan secara mendalam.
Ketua KEPP-OKP, Velix Wanggai menyatakan, bahwa pelaksanaan divestasi tersebut akan dilakukan melalui PT Papua Divestasi Mandiri.
Keputusan hasil RUPS perusahaan daerah ini nantinya diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian ESDM untuk difinalisasi.

