ANALIS MARKET (23/1/2026): IHSG Masih Rawan Terkoreksi

Foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Riset harian MNC Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (22/1), IHSG terkoreksi 0,2% ke 8,992 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat, area penguatan yang kami sampaikan pun telah tercapai.

"Secara teknikal, Kami perkirakan, posisi IHSG masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 sehingga IHSG masih rawan terkoreksi, paling dekat untuk menguji 8,988-8,956. Sedangkan area penguatan terdekat berada di 9,024-9,034. Diperkirakan Support: 8,956, 8,905 dan Resistance: 9,120, 9,192," beber analis MNC Sekuritas dalam riset Jumat (23/1). 

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu: ADRO, BBCA, ESSA, dan MAPI. 

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya:

ADRO - Buy on Weakness

ADRO menguat 3,98% ke 2,350 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi ADRO sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i] dari wave C.

Buy on Weakness: 2,260-2,320

Target Price: 2,420, 2,490

Stoploss: below 2,180

BBCA - Buy on Weakness

BBCA terkoreksi 0,65% ke 7,650 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Kami memperkirakan posisi BBCA saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii].

Buy on Weakness: 7,525-7,625

Target Price: 7,800, 8,100

Stoploss: below 7,375

ESSA - Buy on Weakness

ESSA menguat 0,75% ke 670 namun masih disertai dengan munculnya tekanan jual yang cenderung meningkat. Kami memperkirakan, posisi ESSA saat ini sedang berada di awal wave iii dari wave (c) dari wave [y].

Buy on Weakness: 650-670

Target Price: 710, 745

Stoploss: below 640

MAPI - Buy on Weakness

MAPI menguat 4,55% ke 1,265 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatan MAPI pun mampu menembus cluster MA60 dan MA200. Kami memperkirakan, posisi MAPI sedang berada pada bagian dari wave iii dari wave (iii).

Buy on Weakness: 1,225-1,245

Target Price: 1,285, 1,300

Stoploss: below 1,215

Disclaimer On