Meski Solid, Dunia Usaha Terpapar Tekanan Harga Jual Karena Kenaikan Biaya Bahan Baku
Pasardana.id - Tekanan harga jual pada kuartal IV-2025 tercatat meningkat.
Hal ini didorong oleh kenaikan biaya bahan baku dan aktivitas promosi selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurut Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri, Selasa (20/1/2026), tekanan tersebut diprakirakan berlanjut pada awal 2026. Terutama, berasal dari sektor industri pengolahan, pertanian, dan transportasi.
Sementara itu, realisasi investasi pada kuartal IV-2025 menunjukkan penguatan dengan pertumbuhan berbasis luas di seluruh lapangan usaha, khususnya pertambangan, industri pengolahan, perdagangan, dan sektor informasi dan komunikasi.
Secara keseluruhan, hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan ketahanan dunia usaha yang tetap solid dengan prospek perbaikan berkelanjutan pada awal 2026, meskipun masih dihadapkan pada tantangan biaya, cuaca, dan dinamika permintaan.
Sebagai informasi, Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha sebesar 10,61%, lebih rendah dari 11,55% pada kuartal III-2025 namun masih dalam level terjaga.
Kinerja mayoritas lapangan usaha tetap berada pada zona positif, dengan kontribusi utama berasal dari Jasa Keuangan, Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Motor, Industri Pengolahan, Administrasi Pemerintahan, Informasi dan Komunikasi, serta Akomodasi dan Makan Minum.

