ANALIS MARKET (19/1/2026): IHSG Diproyeksikan Bergerak dalam Kisaran Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan sebelumnya (15/1), JCI ditutup lebih tinggi sebesar +42 poin didorong oleh kenaikan saham bank-bank besar, didukung oleh kekuatan saham komoditas, arus masuk modal asing, dan sentimen positif dari ekspektasi penurunan suku bunga global. JCI naik +1,55% secara mingguan.

Dari sektor Komoditas, harga minyak menguat di tengah berlanjutnya risiko geopolitik di Timur Tengah, seiring kekhawatiran bahwa gejolak di Iran serta potensi gangguan produksi dan jalur distribusi di Selat Hormuz dapat memperketat pasokan global.

Sementara itu, harga emas melemah karena meredanya ketegangan menekan permintaan aset lindung nilai, serta data ekonomi AS yang lebih kuat menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat.

Harga tembaga melemah seiring pengetatan aktivitas perdagangan frekuensi tinggi di China yang menekan sentimen pasar.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksikan bergerak dalam kisaran terbatas di awal pekan, seiring pelaku pasar menunggu rilis data pertumbuhan PDB China serta keputusan suku bunga BI Rate pekan ini. Sementara itu, Rupiah diperkirakan berfluktuasi di rentang Rp16.760– Rp16.890 di tengah sentimen geopolitik AS–Venezuela dan aksi demonstrasi di Iran, dengan perhatian pasar tertuju pada langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar,” beber analis KISI dalam riset Senin (19/1).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu;

-BFIN - Technical Recommendation: BUY

Entry 1: 715; TP 1: 760; SL:680

Entry 2: 700; TP 2: 780

-ENRG - Technical Recommendation: SELL

Support 1: 1,445; Resistance 1: 1,630

Support 2: 1,380; Resistance 2: 1,765