Pemerintah Targetkan Penanaman Bawang Putih di Lahan 100 Ribu Hektar

Foto : istimewa

Pasardana.id - Wakil Menteri (Wamen) Pertanian, Sudaryono mengungkapkan, bahwa pemerintah mempunyai target penanaman bawang putih seluas sekitar 100.000 hektar.

Sudaryono mengatakan, target tersebut masuk dalam agenda swasembada nasional dan telah mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto bahwa bawang putih menjadi salah satu komoditas yang ditargetkan untuk swasembada ke depan.

“Ya ada (target swasembada). Pak Presiden sudah menargetkan bahwa bawang putih juga salah satu komoditas yang memang ditargetkan untuk swasembada ke depan,” ujar dia di Jakarta, Senin (12/1).

Disampaikan Sudaryono, kebutuhan lahan untuk mencapai swasembada bawang putih relatif tidak terlalu besar dibandingkan komoditas pangan lainnya.

Dengan penanaman di sekitar 100.000 hektare, menurut dia, kebutuhan nasional dinilai sudah dapat terpenuhi.

“Sebenarnya kebutuhannya tidak besar. Kalau kita tanam bawang putih di 100.000 hektare, itu sudah cukup untuk swasembada,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Pertanian saat ini memasuki tahap awal berupa penyediaan dan penguatan pembibitan. 

Menurut Sudaryono, ketersediaan benih menjadi kunci utama agar program penanaman dapat berjalan berkelanjutan.

Salah satu lokasi yang disiapkan sebagai pusat pembibitan adalah Horti Center di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, yang difokuskan sebagai sentra pengembangan benih bawang putih.

“Untuk bisa swasembada, orang harus menanam dan untuk menanam itu butuh bibit. Maka bibitnya harus kita siapkan dari sekarang,” jelasnya.

Swasembada bawang putih masuk dalam roadmap swasembada nasional hingga 2029 bersama sejumlah komoditas lain seperti kedelai dan susu.

Namun, ia mengakui tantangan utama swasembada bawang putih terletak pada konsistensi penanaman serta kesiapan lahan yang sesuai.

Bawang putih membutuhkan wilayah dengan ketinggian tertentu dan benih berkualitas agar produktivitas optimal.

“Tantangannya ya harus ditanam. Jangan hanya jadi mantra swasembada. Harus ada pembibitan, lahannya disiapkan, dan benihnya harus bagus,” tandasnya.