Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Teknologi
Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (13/11/2025) dipicu anjloknya saham sektor teknologi.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, merosot 797,6 poin, atau sekitar 1,65 persen, menjadi 47.457,22. Indeks S&P 500 anjlok 113,43 poin, atau sekitar 1,66 persen, menjadi 6.737,49. Indeks komposit Nasdaq terjun 536,1 poin, atau sekitar 2,29 persen, menjadi 22.870,36.
Saham Nvidia dan Broadcom masing-masing anjlok 3,6 persen dan 4,3 persen, sedangkan saham Tesla terjun 6,6 persen. Saham Microsoft dan Amazon masing-masing merosot 1,54 persen dan 2,71 persen, sementara saham Apple turun 0,19 persen.
Sembilan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 melemah, dengan indeks kebutuhan non primer konsumen dan teknologi informasi masing-masing anjlok 2,73 persen dan 2,37 persen.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun dipicu berakhirnya government shutdown di AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2025 turun 0,5 persen menjadi US$4.194,5 per ons.
Penurunan harga emas berjangka terbatasi melemahnya nilai tukar dolar AS, dengan indeks dolar AS turun 0,35 persen.
Bursa saham Eropa melemah pada Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,6 persen, seiring anjloknya saham sektor keuangan dan industri.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 103,7 poin, atau sekitar 1,05 persen, menjadi 9.807,68. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 339,84 poin, atau sekitar 1,39 persen, menjadi 24.041,62.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 38,4 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 16.577,4. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 8,75 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 8.232,49.
Nilai tukar poundsterling menguat 0,2 persen terhadap dolar AS menjadi 1,3158 dolar AS per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,25 persen menjadi 1,1311 euro per pound.

