Sejak 2008 hingga Oktober 2025, Penyaluran KUR Bank Mandiri Terakumulasi Rp300,5 Triliun
Pasardana.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (IDX: BMRI) terus berkomitmen menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sebagai akses permodalan yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hingga Oktober 2025, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp38,11 triliun.
Angka itu mengalir kepada 329.012 pelaku UMKM di seluruh Indonesia dengan tingkat non performing loan dibawah 1%.
SVP Micro Development & Agent Banking Bank Mandiri, Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan, realisasi tersebut setara 92,96% dari target KUR Bank Mandiri di 2025 sebesar Rp41 triliun.
“Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan," kata Bayu keterangan resminya, Selasa (11/11/2025).
Bayu menambahkan, penyaluran KUR hingga Oktober 2025 ini didominasi oleh sektor produksi sebesar 61,47% atau senilai Rp23,43 triliun.
Dari jumlah tersebut, sektor pertanian sebagai motor penggerak ketahanan pangan nasional mencapai Rp11,93 triliun atau 31,31%, sektor jasa produksi menyerap 21,34% senilai Rp8,13 triliun, sektor industri pengolahan 7,41% atau Rp 2,82 triliun, dan sektor perikanan 1,37 persen atau Rp 523 miliar.
Sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga Oktober 2025, total akumulasi penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai Rp300,52 triliun kepada 3,56 juta debitur di seluruh Indonesia.
Kredit berbunga rendah ini telah membantu jutaan pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas pasar mereka.

