Dukung Program Pengurangan Emisi, BNBR Kembangkan Teknologi Konstruksi 3D Printing

foto : istimewa

Pasardana.id - Dalam upaya mempercepat transformasi bisnis ke industri hijau dan mendukung program Pemerintah Indonesia mengurangi emisi sekaligus mencapai net zero emission 2060 sesuai Paris Agreement, PT Bakrie & Brothers Tbk. (IDX: BNBR) melalui PT Modula Tiga Dimensi (Modula) mengembangkan teknologi konstruksi 3D printing.

"Di Indonesia, BNBR melalui Modula merupakan pionir dalam industri konstruksi yang menggunakan 3D Construction Printing. Kita berharap, teknologi ini mampu mengejar housing backlog di Indonesia, khususnya di segmen konstruksi bangunan dan perumahan, yang sekaligus sejalan dengan prinsip ESG," kata Direktur & Chief Financial Officer (CFO) BNBR, Roy Hendrajanto M. Sakti dalam siaran pers, Selasa (21/5).

Lebih lanjut, Roy Hendrajanto M. Sakti yang juga Komisaris Utama Modula itu menjelaskan, masuknya BNBR di industri konstruksi 3D printing ramah lingkungan ini ditandai dengan peluncuran mesin 3D construction printing tipe BOD3 yang teknologinya telah banyak digunakan di Eropa.

Di Indonesia, BNBR merupakan pionir dalam penggunaan teknologi paling mutakhir di industri kontruksi 3D printing ini.

Adapun PT Modula Tiga Dimensi, lanjut Roy, merupakan perusahaan patungan antara BNBR dan perusahaan pembuat 3D construction printer terkemuka asal Denmark, COBOD International.

"Kami melihat bahwa potensi pertumbuhan industri ini di Indonesia amat besar. Ini peluang bisnis yang patut dijajaki dan dikembangkan," tandas Roy. 

Sebelumnya, BNBR masuk di industri energi hijau dengan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik melalui anak usaha PT. VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (IDX: VKTR) dan industri energi baru terbarukan (EBT) melalui anak usaha PT Helio Synar Energi (Helio).