Menpan-RB Sebut Hampir Semua K/L Sudah Ajukan Kenaikan Tukin

Foto : Kemenpan.go.id

Pasardana.id - Kementerian/Lembaga (K/L) di pemerintahan telah mengajukan usulan kenaikan tunjangan kinerja (tukin) ke kementerian masing-masing. 

Hal tersebut diungkap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Abdullah Azwar Anas dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPR RI, Senin (13/11) kemarin.

Anas mengatakan, bahwa permintaan tersebut disampaikan seiring dengan upaya reformasi birokrasi yang terus dilakukan oleh berbagai K/L, sebagai salah satu persyaratan kenaikan tukin.

"Hampir semua K/L sekarang minta dinaikkan tukinnya," ujar Anas.

Meski begitu, kata Anas, kementeriannya akan terus memantau perkembangan reformasi birokrasi, salah satunya melalui pemangkasan jabatan fungsional, untuk mempertimbangkan usulan kenaikan tukin yang diajukan K/L.

"Sehingga itu menjadi syarat kenaikan tukin," sambungnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan penyederhanaan struktur organisasi.

Sampai saat ini, penyederhanaan dengan menghilangkan eselon III dan eselon IV sudah dilakukan terhadap 48.168 posisi di 99 K/L.

"Begitu juga pengalihan jabatan fungsional sebanyak 43.915 di lingkup kementerian atau lembaga," imbuh Anas.

Anas menambahkan, dengan penyederhanaan yang telah dilakukan jabatan pelaksana dari yang semula terdapat 3.414 klasifikasi, saat ini tinggal 3 klasifikasi saja.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menpan RB Nomor 45 Tahun 2022. 

Upaya simplifikasi itu akan terus didorong Kemenpan-RB, dengan menjadikan reformasi birokrasi sebagai persyaratan untuk kenaikan tukin.

"(Penyederhanaan struktur) bertambah sebagai syarat untuk memberikan penilaian reformasi birokrasi naik, dalam rangka peningkatan tukin sehingga, sekarang kami jadikan syarat tukin tidak bisa dinaikkan jika penyederhanaan belum jalan," tandasnya.