Wall Street Lanjutkan Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya pada Jumat (30/9/2022) seiring mencuatnya kekhawatiran resesi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 500,1 poin, atau sekitar 1,71 persen, menjadi 28.725,51. Indeks S&P 500 melemah 54,85 poin, atau sekitar 1,51 persen, menjadi 3.585,62. Indeks komposit Nasdaq merosot 161,89 poin, atau sekitar 1,51 persen, menjadi 10.575,62.

Dari 11 sektor utama indeks S&P 500, hanya indeks sektor properti yang berakhir di teritori positif. Indeks sektor utilitas dan teknologi mengalami persentase penurunan terbesar.

Saham Apple anjlok 3 persen, sedangkan saham Microsoft dan Amazon masing-masing merosot 1,94 persen dan 1,57 persen. Saham Nike tergelincir 12,81 persen.

Indeks S&P 500 mengalami penurunan September tertajam dalam dua dekade terakhir. Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, Wall Street mengalami tiga kuartal penurunan beruntun.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman November 2022 naik 0,2 persen menjadi US$1.672 per ons. Indeks dolar AS turun 0,04 persen menjadi 112,16.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa melonjak 1,3 persen, dipicu aksi beli para investor terhadap saham perbankan, migas, dan ritel yang sebelumnya mengalami penurunan harga yang tajam.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 12,22 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 6.893,81. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 138,81 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 12.114,36.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 66,70 poin, atau sekitar 0,91 persen, menjadi 7.366,80. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 85,47 poin, atau sekitar 1,51 persen, menjadi 5.762,34.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,1171 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,7 persen menjadi 1,1390 euro per pound.