Kadin Minta Pemerintah Buka Kembali Mal-Pabrik Yang Pekerjanya Sudah Divaksinasi

Foto : istimewa

Pasardana.id - Sekumpulan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah untuk bisa membuka aktivitas ekonomi yang pekerjanya sudah divaksinasi.

Salah satunya adalah pekerja mal yang mayoritas sudah mendapatkan vaksin covid-19.
 
Ketua Umum Kadin, Arsjad Rasjid menyebutkan, aktivitas ekonomi harus bisa berjalan kembali meski pandemi belum usai.

Ia berharap, perusahaan yang telah melakukan vaksinasi bisa mendapat kelonggaran agar aktivitasnya tidak dibatasi.

"Kalau di mal, kalau semuanya sudah divaksinasi di dalam, mungkin udah boleh, karena kalau tidak, tidak bisa beroperasi dan berjalan," katanya seperti disiarkan melalui YouTube Kadin Indonesia, Minggu (25/7/2021).

Selain itu, ia berharap, perusahaan yang berorientasi ekspor juga bisa diizinkan untuk beroperasi jika sudah divaksinasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Harapannya, dengan adanya pelonggaran ini maka roda ekonomi bisa kembali dijalankan.

"Bagaimana kalau pabrik-pabrik ekspor oriented tapi sudah melakukan vaksinasi dengan demikian bisa operasi 100% asalkan prokes yang ketat, vaksinasinya sudah dilaksanakan semuanya. Supaya bersamaan roda ekonomi bisa berjalan, juga untuk mencegah dampak keadaan sosial yang tidak kita inginkan," bebernya.

"Jadi disinilah upaya kami, kami tidak hanya memikirkan masalah ekonomi, tapi memikirkan bagaimana perang melawan pandemi, dan bersamaan dari sisi sosialnya bagaimana kita bisa menjaga itu," sambungnya.
 
Ia berharap, apa yang telah disampaikan oleh para pengusaha ini bisa diwujudkan oleh pemerintah.

Ia merasa pengusaha juga memiliki tanggung jawab bersama untuk melawan pandemi yang sudah berlangsung sejak tahun lalu.
 
"Jadi disitulah kebersamaan yang ingin kami lakukan sebagai Kadin Indonesia dan rumah pengusaha. Dan kami merasa ini perang dan pengusaha juga mesti jadi pejuang ikut bersama TNI/Polri, masyarakat semuanya bersama-sama berjuang melawan pandemi," ujarnya.

Arsjad mengatakan, pihaknya saat ini membuat gerakan perang melawan pandemi Covid-19. Perang ini ada beberapa pertempuran. Adapun pertempuran pertama terkait vaksinasi.

"Kita harus bantu secara vaksinasi dengan dua. Satu, vaksinasi gotong royong, yang kedua membantu vaksinasi yang diberikan oleh pemerintah secara gratis kepada masyarakat," katanya.

Adapun perang kedua, terkait (pengadaan) oksigen. Arsjad mengatakan, saat ini pihaknya membantu pengadaan hingga supply chain oksigen.

Sedangkan yang ketiga, terkait rumah darurat oksigen. Pihaknya ingin membangun rumah darurat oksigen di setiap provinsi yang dekat dengan pabrik oksigen.

"Dan yang ketiga membuat rumah darurat oksigen yang akan kami bangun di setiap provinsi dekat dengan pabrik oksigen bilamana itu ada," pungkasnya.