Laba HEXA Amblas 33 Persen Tahun Lalu

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Hexindo Adiperkasa Tbk (IDX: HEXA) mencatatkan laba tahun berjalan sebesar USD25,59 juta dalam satu tahun periode yang berakhir 31 Maret 2021.

Hasil tersebut turun 33,59 persen dibandingkan periode satu tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar USD,43 juta.

Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi USD0,03. Sedangkan di akhir Maret 2020 tercatat senilai USD0,046.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahunan dengan periode berakhir 31 Maret 2021 telah audit emiten alat berat anak usaha Hitachi Construction Machinery Co. Ltd. pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (1/7/2021).

Jelasnya, penghasilan bersih perseroan anjlok 37,73 persen menjadi USD264,01 juta. Rincinya, penjualan alat berat turun 44,9 persen menjadi USD136,07 juta. Sedangkan penjualan suku cadang turun 32,67 persen menjadi USD68,35 juta. Adapun jasa pemeliharaan merosot 20,5 persen menjadi USD58,88 juta.

Namun beban pokok penghasilan dapat ditekan sedalam 38,6 persen menjadi USD194,54 juta. Akibatnya, laba kotor merosot 35,5 persen menjadi USD69,46 juta.

Sementara itu, aset perseroan menyusut 3,75 persen menjadi USD256,22 juta. Hal itu dipicu turunnya beban akrual sedalam 40,7 persen menjadi USD16,46 juta.

Patut diketahui, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi terbilang sebesar USD52,5 juta, atau tumbuh dibandingkan periode tahun 2020 yang tercatat senilai USD45,62 juta.