Wall Street Melemah Dipicu Penurunan Saham Teknologi

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (10/9/2020) dipicu penurunan yang dialami saham sektor teknologi.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Ameirka Serikat, turun 405,89 poin, atau sekitar 1,45 persen, menjadi 27.534,58. Indeks S&P 500 merosot 59,77 poin, atau sekitar 1,76 persen, menjadi 3.339,19. Indeks komposit Nasdaq anjlok 221,97 poin, atau sekitar 1,99 persen, menjadi 10.919,59.

Saham Apple terjun 3,32 persen, sedangkan saham Microsoft dan Amazon masing-masing anjlok 2,8 persen.

Saham perusahaan manufaktur mobil elektrik Tesla melonjak 1,38 persen, menyebabkan terbatasinya penurunan indeks komposit Nasdaq.

Selain penurunan saham sektor teknologi, para investor juga terpengaruh masih tingginya tingkat pengangguran di AS. Menurut laporan yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS, jumlah klaim tunjangan pengangguran pada pekan yang berakhir 5 September mencapai 884.000.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2020 naik 0,5 persen menjadi US$1.964,30 per ons. Indeks dolar AS turun 0,1 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 9,52 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 6.003,32. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 28,32 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 13.208,89.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 21,70 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 6.999,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, merosot 19,05 poin, atau sekitar 0,38 persen, menjadi 5.023,93.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2932 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,0912 euro per pound.