Anak Usaha BWPT Tambah Utang Rp200 Miliar Dari Rajawali Capital

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Rajawali Capital International, selaku pemegang saham pengendali PT Eagle High Plantation Tbk (BWPT) memberi fasilitas kredit senilai Rp200 miliar kepada dua anak usaha BWPT.

Berdasarkan keterangan resmi emiten sawit itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/7/2020) disebutkan, anak usaha perseroan yang menerima fasilitas kredit, yakni; PT Bumihutani dengan maksimal pinjaman Rp130 Miliar dan PT Pesonalintas Surasejati dengan fasilitas pinjaman maksimal Rp70 miliar.

Adapun bunga fasilitas pinjaman sebesar 4,75% per tahun dari nilai yang ditarik. Sedangkan periode pinjaman selama lima tahun terhitung 30 Juni 2020.

“Fasilitas pinjaman itu untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional entitas anak perusahan,” tulis Direktur BWPT, Henderi Djunaidi.

Ditegaskan dalam keterangan tersebut, bahwa fasilitas pinjaman ini merupakan transaksi afiliasi, karena kedua entitas penerima pinjaman merupakan cucu usaha PT. Rajawali Capital International.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan keuangan BWPT per 31 Maret 2020, tercatat nilai utang bank jangka pendek yang jatuh tempo sebesar Rp753 miliar. Sedangkan kas bersih operasional tercatat sebesar Rp197,54 miliar.