Caplok Pinehill USD 2,998 Miliar, ICBP Cari Utang USD 2,698 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) akan membeli 100% saham Pinehill Company Limited (PCL), dengan nilai akuisisi sebesar USD2,988 miliar atau setara dengan Rp41,675 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi, perseroan menggunakan dana hasil operasi sebesar USD300 juta dan tengah mencari pinjaman senilai USD2,698 miliar untuk menutupi biaya rencana akuisisi tersebut.

Jelasnya, perseroan mengharapkan fasilitas pinjaman itu didapat sebelum 28 Agustus 2020. Sementara saat ini perseroan dan calon kreditur tengah membicarakan besaran bunga pinjaman tersebut.

“Pinjaman tersebut dengan jangka waktu lima tahun,” jawab Sekretaris Perusahaan ICBP, Gideon A Putro dalam keterbukaan informasi pada laman Bursa Efek Indonesia, Senin (8/6/2020).

Patut diketahui, nilai akuisisi PCL dari Pinehill Corpora dan Steele Lake tersebut 4,7% lebih tinggi dari nilai pasar wajar. Tapi masih dibawah ambang batas ketentuan regulator pasar modal, yaitu sebesar 7,5%.

Masih berdasarkan keterbukaan tersebut, berdasarkan perjanjian bersyarat antara perseroan dan kedua caloan penjual bahwa PCL selaku pemegang merek dagang mie siap saji di delapan negara Asia, Afrika dan Eropa itu akan mencatatkan laba bersih 2021 tidak kurang dari USD128,5 juta.  

Sebagai pengikat, perseroan membayar USD1.197.480.000 kepada Pinehill Corpora atas 51% saham PCL pada tanggal penyelesaian transaksi. Sedangkan sebesar USD331,5 juta akan ditahan dan dibayarkan setelah memenuhi syarat jual beli saham.

Serupa, pembayaran atas 49% kepemilikan PCL oleh Steele Lake hanya sebesar USD1.150.520.000 pada tanggal transaksi dan sisanya sebesar USD318.5 juta dibayarkan perseroan setelah memenuhi persyaratan jual beli saham.

Patut dicatat, rencana aksi korprasi ini tergolong transaksi afiliasi, karena 49% kepemilikan Pinehill Co di kuasai secara tidak langsung oleh Anthoni Salim, selaku Direktur Utama ICBP.

Ditambah, 8,3% kepemilikan pada Pinehill Corpora digenggam oleh kerabat Anthoni Salim.

Terakhir, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 15 Juli 2020,  guna mendapatkan persetujuan aksi korporasi ini, mengingat nilai transaksi mencapai 166,1% dari total ekuitas perseroan per 27 Mei 2020.