BNLI Berhasil Dilego Rp33,2 Triliun Ke Bank Bangkok

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Bangkok Bank Public (Bank Bangkok) resmi memegang 89,12% saham PT Bank Permata Tbk (BNLI), pada Rabu (20/5/2020) pagi ini.

Berdasarkan pantauan Pasardana.id pada sesi I perdagangan hari ini telah terjadi transaksi negosiasi atas saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) dengan nominal harga sebesar Rp33,28 Triliun.

Rincinya, transaksi itu terjadi dua kali pada level Rp1.347 per saham atau naik 77 poin atau 6,06%.

Sebelumnya, PT Astra Internasional Tbk (ASII), Starndard Chartered Bank (SCB) telah sepakat untuk menurunkan harga jual PT Bank Permata Tbk (BNLI) menjadi 1,63 kali nilai buku.

Sekretaris Perusahaan ASII, Gita Tiffani Boer menyatakan, kesepakatan tersebut tertuang dalam perubahan perjanjian jual beli saham bersyarat atau CSPA (Conditiona Share Purchase Agreement) pada tanggal 20 April 2020.

“Berdasarkan Amendement Letter, maka pembelian menjadi 1,63 kali nilai buku BNLI berdasarkan laporan keuangan 31 Maret 2020,” tulis Gita dalam keterbukaan informasi, Senin (20/4/2020).

Ia menambahkan, perjanjian ulang ini tergantung pada penyelesaian transaksi pada 30 Juni 2020.

“Jika tidak terjadi, maka perjanjian ulang ini batal,” tulis dia.

Untuk diketahui, ASII dan SCB telah sepakat untuk menjual seluruh kepemilikannya pada BNLI pada tanggal 12 Desember 2019 kepada Bank Bangkok. Pada saat itu, disepakati harga jualnya sebesar 1,77 kali nilai buku.