Coldwell Banker Perkirakan Tingkat Hunian Komersial Naik Tahun Ini
Pasardana.id - Coldwell Banker Comercial, lembaga penasehat properti internasional memperkirakan, tingkat hunian atau okupansi properti komersial meningkat.
Hal itu seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi nasional dan tumbuhnya sektor bisnis baru, seperti; keuangan digital, e-commerce dan penyewaan kantor virtual.
“Kita tahu, sektor properti terkait erat dengan ekonomi makro, Jika pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan di angka 5,07% maka permintaan hunian bisnis juga akan meningkat,” kata Managing Patner, Coldwell Banker Commercial Indonesia, Tommy H Bastamy di Jakarta, Kamis (6/2/2020).
Ia merinci, tingkat hunian perkantoran pada tahun ini akan berada pada kisaran 85% atau naik dibanding realisasi tahun 2019 di angka 81%.
“Permintaan hunian perkantoran tumbuh, tapi memang unit ketersedian juga naik 5% dari 230.000 meter persegi tahun ini,” kata dia.
Sedangkan tingkat hunian perhotelan, jelas dia, akan berada dibawah 65%, sementara tingkat hunian tahun 2019 berada di angka 62%. Tingkat hunian tersebut juga diikuti dengan naiknya ketersedian hotel bintang tiga dan empat.
“Hotel bintang tiga dan empat naik karena bisa menangkap pasar bintang lima dan dibawahnya,” jelas dia.
Ditambahkan Manager Research & Consultancy, Angra Anggreni bahwa, kawasan yang masih menjanjikan bisnis perhotelan adalah kawasan CBD (Central Business District).
“Selain hunian kamar, di CBD permintaan MICE juga ada,” kata dia.
Hanya saja, kata dia lagi, tingkat hunian hotel di provinsi Bali akan turun pada kuartal ini. Sayangnya, dia tidak menyebut angka penurunnya seberapa besar. Hal itu disebabkan dampak wabah virus Corona.
“Kunjungan wisatawan dari China akan turun, itu akan mempengaruhi tingkat hunian di Bali,” jelas dia.

