Pelaku Pasar Jagokan Biden, TLKM Jadi Pilihan
Pasardana.id - Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menyentuh level 5.300 pada akhir tahun ini.
Hal itu ditopang dengan sentimen positif dari hasil pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) dan kebehasilan uji klinis Vaksin Covid-19.
Pendapat itu disampaikan Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee di Jakarta, Rabu (04/11/2020).
“Kami memprediksikan IHSG pada akhir tahun 2020 bisa menyentuh 5.300, ditopang hasil pemilihan Predisen AS dan Vaksin Covid-19,” kata dia.
Ia menjelaskan, pelaku pasar modal berharap Joe Biden - calon Presiden dari Partai Demokrat dapat memenangkan Pemilihan Presiden AS pada tanggal 3 November 2020, sesuai dengan beberapa hasil survey.
“Jika Biden menang, kebijakan perang dagang tidak agresif sehingga akan berdampak positif pada pasar di Emerging Market seperti Indonesia,” kata dia.
Sementara sentimen positif lainnya, jelas dia, Moderna sedang mempersiapkan peluncuran secara global dari vaksin virus Corona.
Vaksin Moderna dikembangkan dengan bantuan National Institutes of Health.
Moderna menjadi salah satu perusahaan pembuat vaksin covid 19 terdepan. Pekan lalu perusahaan telah menyelesaikan pendaftaran untuk uji coba tahap akhir yang melibatkan 30.000 peserta. Pada minggu lalu ada 25.650 peserta telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19.
“Perusahaan mengharapkan penilaian dari dewan pemantauan keamanan tentang hasil uji coba. Vaksin virus Corona baru perusahaan bila berhasil, dapat digunakan untuk keperluaan darurat pada Desember jika mendapat hasil positif dari uji coba sementara pada November,” jelas dia.
Melihat sentimen tersebut, Hans Kwee menyarankan pelaku pasar untuk mulai melakukan akumulasi beli terutama untuk investor jangka menengah.
“Bagi investor dengan horizon 2-3 tahun sudah mulai koleksi sekarang," kata dia.
Misalnya, TLKM bisa jadi pilihan, karena sudah terkoreksi dalam, tapi memiliki fundemental baik. Kinerja TLKM terkoreksi karena pendapatan dari segmen perkantoran selama masa pandemi Covid-19 menurun. Dan industri teknologi informasi akan terus bertumbuh kedepannya.
“Kalau perkantoran mulai normal maka kinerja TLKM akan tumbuh lebih cepat, apalagi TLKM merupakan emiten teknologi informasi paling besar kapitalsasi pasarnya,” kata dia.

