Kresna Sekuritas Sebut Aset Nasabah Aman

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Kresna Sekuritas menjamin aset nasabah berada dalam keadaan aman, selama penghentian sementara kegiatan usaha perseroan, sejak perdagangan hari ini, Jumat (23/10/2020).

Direktur Utama Kresna Sekuritas, Octavianus Budiyanto menyampaikan, bahwa pihaknya menghormati keputusan dari regulator, dan saat ini masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Saat ini, yang dapat kami sampaikan adalah aset nasabah berada dalam keadaan aman, dan nasabah tidak perlu khawatir karena penyimpanan dana/efek nasabah berada di rekening efek di KSEI dan dana/cash nasabah disimpan di RDN masing-masing atas nama nasabah. Namun, dengan berat hati, untuk sementara waktu, Perusahaan tidak dapat melakukan aktivitas perdagangan di Bursa,” ujar Octavianus dalam siaran pers, Jumat (23/10/2020).

Juga disebutkan, bahwa perseroan mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan akan terus berupaya memberikan informasi kepada para nasabahnya sesuai dengan perkembangan situasi yang ada.

Sementara itu, beredar surat edaran OJK Nomor S-1066/PM.21/2020 dengan tanda tangan digital kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2A Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Yunita Linda Sari tentang sanksi kepada Kresna Sekuritas. 

Dalam surat itu, OJK menegaskan bahwa Kresna Sekuritas mulai tanggal 23 Oktober 2020 dikenakan larangan melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek dan atau perantara perdagangan efek sampai dilakukan perbaikan menyeluruh atas temuan.

Selain itu, OJK juga mengenakan teguran tertulis kepada jajaran Direksi dan Komisaris Kresna Sekuritas.

Sebelumnya, pada tanggal 13 Agustus 2020, BEI telah mengenakan sanksi peringatan tertulis kepada PT Kresna Sekuritas.

Hal ini dikarenakan berdasarkan hasil pemeriksaan Bursa tahun 2019, diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan transaksi marjin belum sesuai dengan ketentuan terkait transaksi margin dan atau short selling.