SGRO Akan Terbitkan Surat Utang Senilai Rp600 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) tengah mencari dana segar sebesar Rp 600 miliar melalui penerbitan obligasi dan Sukuk Ijarah.

Hal itu tertuang dalam prospektus emiten pertanian itu pada laman Bursa Efek Indonesia, Senin (27/1/2020).

Jelasnya, perseroan akan menerbitkan Obligasi berkelanjutan I Sampoerna Agro Tahap I tahun 2020 dengan target dana sebesar Rp300 miliar. Obligasi itu akan terdiri dari seri A dengan tenor tiga tahun, Seri B dengan tenor lima tahun dan Seri C dengan tenor tujuh tahun.

Pada saat yang sama, perseroan juga menawarkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Sampoerna Agro Tahap I tahun 2020 dengan target dana Rp300 miliar.

Sukuk tersebut terdiri dari Seri A dengan tenor tiga tahun, seri B dengan tenor lima tahun dan seri C dengan tenor tujuh tahun.

Dalam aksi korporasi itu, perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek, dengan kesanggupan penuh.

Selanjutnya, sebanyak 65% dana hasil penerbitan surat utang itu akan digunakan untuk pelunasan lebih awal sebagian pokok utang anak usaha yakni TH kepada bank dan sebanyak 35% akan digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja perseroan.

Surat utang dengan peringkat A minus ini diharapkan mendapatkan pernyataan efektif pada tanggal 20 Februari, masa penawaran umum pada tanggal 24 Februari dan dicatatkan pada BEI pada tanggal 28 Februari 2020.