Pemerintah Imbau Masyarakat Waspada Terhadap Penipuan Lelang Barang dengan Harga Murah
Pasardana.id – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengimbau agar masyarakat waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan lelang dengan menawarkan harga yang murah.
Disampaikan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatawarta, filosofi lelang yakni mencari harga yang sebaik-baiknya dan setinggi-tingginya terhadap barang yang ditawarkan ke publik. Sehingga keliru jika mengira harga barang yang dilelang bisa didapatkan dengan harga murah.
"Kita sering mendengar penipuan berlatar belakang lelang dengan diminta menyetorkan sejumlah uang ke rekening pribadi dengan diiming-imingi harga murah. Itu sangat kontradiktif, kalau melihat filosofi lelang," kata Isa di Jakarta, Rabu, (18/9/2019).
Karena itu, kata Isa, untuk meminimalisir potensi penipuan tersebut, pihaknya telah meresmikan portal lelang Indonesia yakni lelang.go.id.
Sementara, Direktur Lelang DJKN Lukman Effendi mengatakan masyarakat bisa melihat barang apa saja yang dilelang dengan cepat dan mudah.
"Penipuan itu bisa diminimalisir kalau saja masyarakat membuka portal dan melihat apa saja barangnya," ungkap Lukman.
Inovasi-inovasi yang telah dan sedang dilakukan, saat ini lelang mengalami perkembangan yang cukup pesat.
Salah satu indikatornya yakni capaian pokok lelang secara keseluruhan sebesar Rp18,4 triliun di 2018 dari Rp10,9 triliun di 2015. Selain itu, pokok lelang untuk lelang sukarela meningkat menjadi Rp10,9 triliun di 2018 dari Rp6,3 triliun di 2015.
Sebagaimana seperti yang tertuang dalam baru berbentuk Peraturan Menteri Keuangan Nomor 113 Tahun 2019 tentang balai lelang, DJKN telah memberikan berbagai kemudahan dan penyederhanaan perizinan usaha pada balai lelang atau penyelenggara lelang swasta. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung iklim bisnis lelang di Indonesia.
Tak hanya itu, DJKN juga sudah menerapkan kebijakan zonasi modal disetor dalam perizinan operasional balai lelang. Ini dimaksudkan untuk pemerataan pelayanan lelang pada masyarakat khususnya di wilayah timur Indonesia.
Untuk memberikan pelayanan kepada pengguna lelang yang lebih maksimal lagi, kedepannya situs lelang Indonesia akan difokuskan pada pemutakhiran teknologi dan penyederhanaan prosedur.

