Penjualan Ponsel Pintar Huawei Turun 40 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Penjualan ponsel pintar Huawei mengalami penurunan 40 persen pada Mei 2019 akibat meningkatnya tekanan terhadap perusahaan telekomunikasi Tiongkok oleh pemerintah Amerika Serikat.

Menurut pendiri Huawei, Ren Zhengfei, akibat penurunan penjualan yang terjadi, Huawei akan memangkas produksi sebesar US$30 miliar atau sekitar Rp430 triliun. “Dalam dua tahun selanjutnya, perusahaan akan mengurangi produksi sebesar US$30 miliar,” kata Ren, seperti dikutip BBC News, Senin (17/6/2019).

Bulan lalu pemerintah AS menempatkan Huawei dalam daftar perusahaan yang tidak boleh diajak kerja sama oleh perusahaan AS. Langkah tersebut dilakukan karena pemerintah AS merasa Huawei dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan AS.

Penjualan Huawei pada 2019 diperkirakan akan mencapai US$100 miliar, demikian juga pada 2020. Sebelumnya Huawei memperkirakan penjualan 2019 dapat mencapai US$125 miliar.

Ren memprediksi penjualan Huawei akan kembali normal pada 2021.