ANALIS MARKET (06/3/2019) : Terkerek Sentimen Global, IHSG Diprediksi Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Artha Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah di level 6,441.28 (-0.73%), kemarin (05/3). Pelemahan didorong oleh sektor Consumer (-1.43%) dan sektor Properti (-1.27%). Adapun pelemahan masih berlanjut dipengaruhi sentimen global setelah China memangkas proyeksi pertumbuhan GDP tahun ini.

Di sisi lain, investor asing kembali mencatatkan penjualan bersih yang cukup besar yakni sebesar Rp 1.17 Triliun.

Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup melemah semalam (05/3). Dow Jones ditutup 25,806.63 (-0.05%), NASDAQ ditutup 7,576.36 (- 0.02%), S&P 500 ditutup 2,789.65 (-0.11%).

Bursa Amerika Serikat kembali terkoreksi menantikan kabar kesepakatan dagang antara China dan Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, AS dan China sudah sangat dekat dengan kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang.

Para investor AS tengah memantau perkembangan negosiasi dagang dengan China karena mereka mencoba memperkirakan bagaimana kesepakatan ataupun ketidaksepakatan itu akan berdampak pada laba perusahaan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diprediksi melemah dengan Resistance 6,481 - 6,521 dan Support 6,369 - 6,405,” jelas analis Artha Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (06/3/2019).

Ditambahkan, secara teknikal, candlestick IHSG membentuk pattern evening star dan indikator stochastic membentuk deadcross mengindikasikan trend pelemahan masih akan berlanjut. Namun trend pelemahan diperkirakan akan cukup terbatas dikarenakan pergerakan saat ini mendekati support yang cukup kuat di sekitar moving average 50.