UBS Didenda 3,7 Miliar Euro Atas Kasus Penggelapan Pajak

foto: istimewa

Pasardana.id - UBS telah didenda 3,7 miliar euro, atau sekitar Rp59 triliun, atas kasus penggelapan pajak yang berlangsung di Perancis.

Seperti dilansir BBC News, Rabu (20/2/2019), pengadilan di Paris menyatakan bahwa perusahaan penyedia layanan keuangan yang berpusat di Swiss itu telah secara ilegal membantu klien-kliennya di Perancis untuk menyembunyikan miliaran euro dari otoritas pajak Perancis antara tahun 2004 sampai 2012.

Pihak UBS membantah telah melakukan tindakan melawan hukum dan akan mengajukan banding. “Kami secara konsisten membantah telah melakukan tindakan kriminal terkait kasus ini saat investigasi berlangsung dan seiring berlangsungnya proses peradilan. Tuduhan yang ditujukan kepada kami tidak didukung bukti konkrit,” ungkap pernyataan pihak UBS.

Kasus penggelapan pajak bukan sesuatu yang baru dihadapi UBS. Pada 2009 lalu, UBS didenda US$780 juta, atau sekitar Rp10,97 triliun, atas kasus serupa di AS. Sedangkan pada 2014, UBS didenda 300 juta euro, atau sekitar Rp4,78 triliun, atas kasus penggelapan pajak di Jerman.